Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Laga Bersama PSIS Semarang, Felipe Cadenazzi Belum Pecah Telur

B
Penulis: Baskoro Septiadi❯
Instagram PSIS Semarang.
Instagram PSIS Semarang.

Advertisement

RADARSEMARANG.ID – Kehadiran Felipe Cadenazzi diharapkan menjadi titik balik bagi lini serang PSIS Semarang pada kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Didatangkan untuk menggantikan Rafinha, penyerang asal Argentina tersebut membawa harapan besar berkat pengalaman dan rekam jejaknya sebagai pencetak gol di sepak bola Indonesia.

Namun, ekspektasi tinggi tentu harus dijawab melalui performa di atas lapangan. Cadenazzi dituntut segera beradaptasi dengan skema permainan PSIS sekaligus membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi solusi bagi persoalan produktivitas gol Laskar Mahesa Jenar.

Advertisement

Target Man yang Dibutuhkan PSIS

Cadenazzi bukanlah nama asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan PSIS, pemain berusia 35 tahun tersebut pernah memperkuat Borneo FC Samarinda dan PSMS Medan.

Catatan golnya bersama kedua klub itu menjadi modal penting. Saat membela Borneo FC pada Liga 1 2023/2024, Cadenazzi membukukan 15 gol. Sementara itu, bersama PSMS Medan di Championship 2025/2026, ia mencetak 12 gol dari 20 penampilan.

Advertisement

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa Cadenazzi memiliki pengalaman dan kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata di depan gawang lawan.

Pelatih PSIS, Widodo C. Putro, juga menginginkan sosok penyerang bertipe target man yang bisa menjadi tumpuan serangan. Dengan postur sekitar 1,91 meter, Cadenazzi berpotensi memberikan dimensi berbeda dalam permainan PSIS, terutama ketika tim mengandalkan umpan silang, bola panjang, dan duel udara.

Akan tetapi, reputasi masa lalu tidak otomatis menjamin keberhasilan di klub baru. Cadenazzi tetap harus membangun koneksi dengan rekan-rekannya dan menyesuaikan diri dengan ritme permainan tim.

Dalam menilai performa Cadenazzi, jumlah gol memang menjadi indikator penting bagi seorang penyerang. Meski demikian, evaluasi tidak seharusnya berhenti pada statistik tersebut.

Pergerakan tanpa bola, kemampuan membuka ruang, memenangkan duel dengan bek lawan, hingga keterlibatan dalam membangun serangan juga menjadi aspek yang patut diperhatikan.

Sebagai penyerang bertipe target man, Cadenazzi diharapkan mampu menjadi titik tumpu ketika PSIS kesulitan menembus pertahanan lawan. Ia juga berpotensi membantu pemain dari lini kedua mendapatkan ruang untuk masuk ke area berbahaya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PSIS Semarang vs Persikad Depok: Mahesa Jenar Bidik Tiga Poin, Persaingan Papan Atas Memanas

PSIS Semarang vs Persikad Depok: Mahesa Jenar Bidik Tiga Poin, Persaingan Papan Atas Memanas

Pertandingan menarik bakal tersaji dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 ketika PSIS Semarang menjamu Persikad Depok di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11/2026) pukul 15.30 WIB.

Klasemen Sementara Pegadaian Championship: PSPS Pekanbaru dan Deltras FC di puncak

Klasemen Sementara Pegadaian Championship: PSPS Pekanbaru dan Deltras FC di puncak

Persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 semakin menarik. Sejumlah tim terus berupaya menjaga konsistensi demi mengamankan posisi terbaik di klasemen sementara Grup A dan Grup B.

PSMS Medan vs PSIS Semarang, Mahesa Jenar Bidik Poin di Markas Ayam Kinantan

PSMS Medan vs PSIS Semarang, Mahesa Jenar Bidik Poin di Markas Ayam Kinantan

PSIS Semarang menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A, Minggu (25/10/2026) malam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer