Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSIS Semarang Ungkap Alasan Pecat Pelatih Jafri Sastra

B
Penulis: Baskoro Septiadi❯
Instagram PSIS Semarang
Instagram PSIS Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Keputusan mengejutkan diambilctim PSIS Semarang yang telah resmi memutus kontrak pelatih mereka Jafri Sastra.


Advertisement

PSIS Semarang dan Jafri Sastra sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sebagai pelatih kepala pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi manajemen PSIS pada putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26.

"Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerjasama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya." ujar Reza Handhika, Asisten Manager PSIS Semarang. 

Advertisement

"Terimakasih untuk kerjasama selama ini Coach, semoga sukses selalu." tutup Reza.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Berawal dari korban PHK. Budi menemukan keluarga kedua di Bluebird. Ia bisa bangkit kembali mengais rezeki untuk keluarga. Selain itu juga bisa menyekolahkan anaknya dengan beasiswa dan juga mengumrahkan kedua orang tua.

Dukung UMKM Perluas Pasar, JNE Semarang Juga Salurkan Bantuan ke Panti Wredha

Dukung UMKM Perluas Pasar, JNE Semarang Juga Salurkan Bantuan ke Panti Wredha

Dukungan terhadap pelaku usaha tidak hanya dilakukan melalui layanan pengiriman. JNE juga berupaya memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus membangun kolaborasi bisnis dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Saling Tantang di Medsos, Pemuda 19 Tahun Jadi Tersangka Tawuran Maut di Semarang

Saling Tantang di Medsos, Pemuda 19 Tahun Jadi Tersangka Tawuran Maut di Semarang

Perkembangan tawuran Genuk Semarang, 26 Oktober 2026: polisi menetapkan tersangka berusia 19 tahun dan mengungkap dugaan pemicu dari DM Instagram.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer