alexametrics

Roster Perlancar Sirkulasi Udara dan Cahaya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Ruangan sempit dan beratap rendah membuat sirkulasi udara dan pencahayaan alami minim. Pemasangan balok-balok roster dapat menjadi solusi.

Roster bukan elemen baru dalam dekorasi rumah. Selain fungsi estetikanya, roster mampu mengoptimalkan sirkulasi udara sekaligus menghadirkan cahaya alami ke dalam ruangan.

Ketut Purwantoro, pendiri Dejavato Foundation, memasang balok-balok roster di beberapa sudut ruangan kantor yang juga sebagai rumahnya. Luas bangunan hanya 42 meter persegi, berbentuk trapesium dan dibangun tiga lantai. Meskipun lahan terbatas, ia ingin menciptakan suasana ruangan yang luas.

“Saya lebih memikirkan ke sirkulasi udara dan cahayanya. Kebanyakan rumah dengan lahan sempit pasti akan memaksimalkan lahannya. Tidak ada space lagi. Tapi kalau saya ingin menciptakan rumah yang sehat, cahaya masuk anginnya juga ada,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ketut – sapaan akrabnya- mengatakan, roster yang digunakan ada dua jenis yaitu roster beton dan roster bata. Kedua jenis roster itu memiliki karakteristik yang berbeda. Roster beton memiliki warna abu-abu dan bahannya lebih kuat. Sedangkan roster bata berwarna merah memberikan kesan sejuk.

Baca juga:  Stok Darah Menipis, Suplai ke Rumah Sakit Terkendala

Pemilik bangunan di Perumahan Panjangan Asri Manyaran ini mengaku, meski tidak memiliki latar belakang bidang desain dan konstruksi, ia merancang dan memilih sendiri motif roster untuk sistem sirkulasi ruangan. Ketut mencari produsen roster yang sesuai dengan seleranya melalui internet. Ukurannya 20 x 20 x 7,5 sentimeter.

Roster bata ia dapat di Purwakarta karena motif diinginkan tak ditemui di Jawa Tengah. Sedangkan untuk beton ia beli di Pedurungan, Kota Semarang. “Untuk harganya roster bata lebih mahal, bisa sampai Rp 40 ribu per balok. Sedangkan yang bahan beton harganya Rp 15 ribuan per balok,” tambahnya.

Balok-balok roster sengaja disusun berselang-seling antara berbahan bata dan beton. Menurutnya, selain menambah nilai estetika, mengapit roster bata di antara roster beton membuatnya lebih kuat. “Semua proses pembangunan saya pantau sendiri. Termasuk pemasangan roster. Jadi misalkan belum sesuai penataannya saya minta bongkar lagi,” ujarnya.

Baca juga:  Tabungan dan Gadai Emas Meningkat Selama Pandemi

Ketut juga membagikan tipsnya untuk merawat roster agar lebih awet. Untuk perawatan yang digunakan hanya menggunakan cat pelapis kedap air varian transparan. “Materialnya ini kalau kena cahaya matahari sama hujan bisa potensi jadi lumut dan korosi,” jelasnya. (mg1/mg2/mg4/ton/bas)

Roster bata dan beton yang dipasang berselang-seling membuat susunan bangunan lebih kuat. (Hanif Wahyu Cahyaningtyas / Radar Semarang)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya