Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Chief Branding Officer The Grandia Efendi menjelaskan, smart home atau sistem rumah pintar merupakan bangunan rumah yang dilengkapi teknologi canggih. Seluruh perangkat dan sistem tersebut dapat saling terhubung. Yaitu sistem perangkat elektronik seperti TV, lampu, AC, bahkan gorden bisa diatur dari mana saja melalui smartphone. Misalnya, ketika sedang aktivitas di luar rumah namun lupa mematikan AC bisa diatur melalui smartphone. "Lebih enak kontroling dan safety juga," ujarnya pada Jawa Pos Radar Semarang.
Dengan demikian, penghuni rumah bisa lebih tenang ketika bepergian. Bila ada perabot listrik yang lupa dimatikan, cukup dengan menekan smar tphone, ia bisa mematikan dari jarak jauh.
Efendi menambahkan, smart home juga dilengkapi dengan fingerprint. Artinya, menambahkan sistem keamanan.
Di dalam satu rumah, dilengkapi dengan suatu perangkat, penghuni bisa masuk atau log in menggunakan sistem berupa email dan password. Mudah seperti log in di media sosial seperti instagram. Tidak hanya dipegang satu smartphone, sistem ini bisa digunakan sampai tujuh orang atau satu keluarga. "Komponen yang terpenting ada jaringan internet, baik di rumah ataupun pengguna di luar," imbuhnya.
Konsep rumah ini didesain cocok untuk para milenial. Namun banyak juga orang-orang yang profesional memilih rumah ini. (ifa/ton)
Advertisement
Advertisement
Radar SemarangIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement


