Cermin dan Jendela Berikan Kesan Luas

246
Konsep rumah tingkat menjadi solusi yang memiliki lahan sempit. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Lahan sempit memanjang menjadi permasalahan umum yang sering terjadi di perkotaan. Apalagi sebagai tempat hunian. Sudah tentu rumah tersebut terasa sempit dan pengap.

Tantangan inilah yang juga dirasakan Bambang RSD. Dirinya yang memiliki lahan sempit dengan lebar 4×20 meter di Padepokan Ganesha, Pandean Lamper Semarang, harus putar otak. Bagaimana memanfaatkan lahan tersebut agar tetap menimbulkan kesan luas pada rumah yang ia bangun.

Salah satu solusinya menggunakan konsep rumah bertingkat. Menurutnya itu lebih realistis dan terjangkau. Dibanding berusaha memperlebar dengan cara membeli lagi lahan di sisi kanan dan kirinya.

“Lebih mahal kalau beli tanah. Belum lagi biaya membangunnya. Kan lebih hemat di tingkat saja. Butuh biaya membangun saja,” ujarnya.

Hanya saja dalam merancang konsep bangunan pun tidak bisa sembarangan. Salah satu yang harus dihindari adalah penggunaan sekat antar ruang. Ia menilai hal tersebut justru membuat kesan ruangan sempit dan pengap.

Dia mencontohkan lantai dua rumahnya, ia menggabungkan ruang olahraga, ruang kerja dan studio fotografi menjadi satu memanjang dari depan hingga belakang tanpa pembatas. Sehingga terasa luas. “Saya los semua. Jadi blong-blongan biar terasa besar,” ujarnya.

Hanya saja, diakui kelemahan model ini membuat penggunaan AC menjadi lebih boros. Bambang RSD mengakalinya dengan membuat sekat portabel, menggunakan korden.

“Jadi kalau saya di ruang kerja ya korden pemisah dengan studio dan ruang olahraga saya pasang. Jadi AC-nya hanya memancar di ruang bekerja saja,” katanya.

Cara lain menghemat AC, yakni dengan membuat banyak jendela. Terutama untuk lantai tingkatnya. Dirinya menyadari semakin tinggi tempat, anginnya semakin besar dan kencang. Inilah yang coba ia manfaatkan. Untuk menjaga sirkulasi rumahnya tetap baik. Dan udara yang ada tetap segar.

“Kalau bisa jendela yang besar. Jadi pas dibuka tanpa AC pun sudah dingin. Di lantai dua saya ada empat jendela besar,” lanjutnya.

Tak lupa penggunaan cermin menjadi kunci dalam menciptakan kesan lebar pada rumah dengan konsep di atas. Karena dapat memantulkan bayangan. Yang membuat ilusi seakan-akan ada ruangan lain dan membuat lebar rumah menjadi dua kali lipat. Hanya saja jika peletakan cermin memakan space ruang, pihaknya menyarankan menggunakam stiker cermin. Tinggal ditempel pada tembok. Sekaligus dapat berfungsi sebagai dekorasi ruangan.

“Ini nanti yang coba saya terapkan ke depannya. Mengganti cermin konvensional dengan stiker cermin,” ujarnya.

Ia tidak memungkiri, bentuk rumah seperti ini dapat membuat penghuni cepat bosan. Maka dari itu Bambang memilih bermain wallpaper ruangan untuk menjawab persoalan tersebut. Tema disesuaikan dengan keinginan. Tak lupa sering menata ulang furniture yang dimiliki. Agar  suasana ruangan fresh. Tidak membosankan.

“Saya suka koleksi kamera dan benda antik, ya ini yang saya gunakan untuk dekorasi. Selain itu wallpaper rutin saya ganti. Sesuai mood saya. Jadi kita diruangan walau sempit namun tetap nyaman,” ujarnya. (akm/zal/bas)





Tinggalkan Balasan