Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ketum PPP Mardiono Tanggapi Kasus Dugaan Korupsi Eks Ketua DPW PPP Jateng Masruhan, Ini Katanya

Khafifah Arini Putri • Minggu, 8 Februari 2026 | 04:51 WIB

 

Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono usai menghadiri Musywil IX PPP di Hotel Patra Semarang, Sabtu (7/2).
Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono usai menghadiri Musywil IX PPP di Hotel Patra Semarang, Sabtu (7/2).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menanggapi laporan dugaan korupsi dana saksi tahun 2024 yang menjerat eks Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masruhan Samsurie.

Pihaknya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara internal tanpa harus melebar ke ranah hukum.

"Saya berharap ini nanti bisa diselesaikan secara internal ya, kekeluargaan ya tidak sampai masuk wilayah hukum," kata Mardiono usai membuka Musyawarah Wilayah IX PPP di Hotel Patra Semarang, Sabtu (7/2).

Menurutnya, polemik yang muncul kemungkinan besar dipicu oleh kurangnya komunikasi dan keterbukaan antar pihak di internal partai.

Karena itu, ia menekankan pentingnya silaturahmi dan ruang klarifikasi sebelum masalah berkembang lebih jauh. Apalagi sampai masuk ke ranah hukum.

"Mungkin saja ya, itu karena ada kurangnya komunikasi, informasi, dan keterbukaan. Nah, pentingnya lah untuk kita terus menjalin silaturahmi, berkomunikasi itu supaya kalau ada hal-hal yang ini kemudian ada tabayun," bebernya.

Pihaknya menilai perbedaan merupakan hal wajar dalam dunia politik.

Bahkan dalam memimpin masyarakat pun, seorang politisi harus siap menghadapi berbagai pandangan yang tidak selalu sama.

Karena itu, jika ada yang tidak sepakat dengan suatu kebijakan, langkah yang tepat adalah datang untuk berdiskusi dan meminta penjelasan.

"Politisi itu kan disiapkan untuk berdebat, berdiskusi, kan begitu. Karena politisi harus siap berbeda. Kalau politisi tidak berbeda ya nanti kalau jadi bupati, yang dipimpin orangnya juga berbeda-beda. Rakyat kita juga berbeda-beda. Partai lain juga berbeda lagi usulannya," ungkapnya.

Saat ditanya soal kemungkinan DPP akan memediasi pihak-pihak yang berselisih, Mardiono memastikan upaya tersebut akan dilakukan.

"Insyaallah (ada mediasi)," akunya.

Terkait kemungkinan sanksi partai seperti pemecatan jika dugaan terbukti, Mardiono menyatakan bahwa langkah itu adalah opsi terakhir. Proses internal seperti tabayun harus diutamakan terlebih dahulu.

"Ya itu akhir (pemecatan), tapi kita lakukan tabayun dulu," tandasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#DUGAAN KORUPSI #ketua dpw ppp #Muhamad Mardiono #dana saksi #JAWA TENGAH #Partai Persatuan Pembangunan (PPP)