Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sikapi Langkah BEP di Pilwalkot, Kubu YS Panik

I
Penulis: Iskandar❯

Bambang Eko Purnomo (berpeci) saat mendaftar ke Partai Demokrat, beberapa waktu lalu.
Bambang Eko Purnomo (berpeci) saat mendaftar ke Partai Demokrat, beberapa waktu lalu.


RADARSEMARANG.ID—Pendukung bakal calon wali kota Semarang Bambang Eko Purnomo, menyayangkan sikap DPC Partai Demokrat Kota Semarang yang dianggap terlalu dini menggalang dukungan terhadap pencalonan Yoyok Sukawi.


Advertisement

Alasannya, di internal Demokrat, masih ada bakal calon lainnya sesama kader Demokrat yang memiliki peluang sama, yakni Bambang Eko Purnomo alias BEP.

Pendukung BEP yang tergabung dalam Brigade Nusantara (Brinus) melalui Wakil Ketua Brinus, Budi Semawis menilai, langkah DPC Demokrat Kota Semarang mendeklarasikan Yoyok sebagai calon wali kota, merupakan tindakan terlalu dini.

Apalagi, menurut Budi Semawis, penjaringan baru selesai dilakukan.

Advertisement

Budi berpendapat, tindakan terlalu terburu-buru Demokrat Kota Semarang, seperti ingin mengganjal calon lainnya, seperti Bambang Eko Purnomo.

Hal ini, ungkap Budi Semawis, berpotensi menimbulkan perpecahan antara kubu Yoyok Sukawi dan kubu BEP.

"Ini menjadi pertanyaan kita. Apakah hal tersebut pula dengan pendaftaran serta pengembalian berkas Mas BEP ke Partai Demokrat Kota Semarang serta diikuti pendaftaran juga di beberapa partai lain, menjadikan Yoyok Sukawi beserta tim menjadi panik terhadap kemunculan Bambang Eko, yang notabene sama-sama satu partai," kata Budi dalam siaran rilisnya yang diterima redaksi portal online ini, Senin (27/5).

Advertisement

Masih dalam rilis tersebut, Budi menyampaikan, kondisi yang demikian bisa menimbulkan perpecahan di tingkat akar rumput.

"Ini menjadi pertanyaan kita. Hal tersebut memang membuat perpecahan grass root di tingkat bawah. Ini sangat kita sayangkan. Yang seharusnya para elit partai harus berpikir ulang. Serta memberikan solusi yang terbaik," ucap Budi.


Untuk diketahui, dua kader Demokrat, mencalonkan diri menjadi bakal calon wali kota Semarang.

Yakni, Yoyok Sukawi, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat dan Bambang Eko Purnomo, anggota DPRD Jateng, juga dari Fraksi Partai Demokrat.

Selain legislator, Yoyok tercatat sebagai CEO PSIS Semarang.

Sedangkan BEP, selain sebagai legislator, merupakan Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah.

Dua kader Partai Demokrat ini, selain mengambil dan mendaftarkan melalui partainya, juga mendaftar melalui parpol lain.

Yoyok Sukawi, misalnya, putra Sukawi Sutarip, mantan Wali Kota Semarang itu, juga tercatat mendaftar melalui Partai Golkar, Partai Gerindra, PKS, dan sejumlah parpol lainnya.

Pun, dengan Bambang Eko. Anak dari pensiunan PNS itu, juga mendaftar melalui PKB, Partai Golkar, PPP, PSI, PAN, dan rencananya mendaftar melalui Nasdem dan Gerindra.

Pencalonan Bambang Eko Purnomo sendiri, sebagai bakal calon wali kota Semarang, mendapat dukungan dari kalangan arus bawah.

Seperti komunitas otomotif pecinta CB, asosiasi pedagang mie-bakso, pegiat seni dan budaya Semarang, dan lainnya. Dukungan juga disuarakan oleh Pemuda Pancasila PAC Semarang Utara. (isk)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wali Kota Agustina Wilujeng Rombak 47 Pejabat Pemkot Semarang, Sejumlah Kepala OPD Bergeser

Wali Kota Agustina Wilujeng Rombak 47 Pejabat Pemkot Semarang, Sejumlah Kepala OPD Bergeser

Sebanyak 47 pejabat eselon II hingga IV Pemkot Semarang, digeser oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Ruang Loka Krida, Gedung Moch Ikhsan, lantai 8, Balai Kota Semarang.

Wali Kota Agustina Siapkan Wajah Baru Simpang Lima, Hadirkan Ruang Publik Modern yang Nyaman, Hijau, dan Ramah Pejalan Kaki

Wali Kota Agustina Siapkan Wajah Baru Simpang Lima, Hadirkan Ruang Publik Modern yang Nyaman, Hijau, dan Ramah Pejalan Kaki

Selama proses pembangunan berlangsung, pedagang kaki lima direlokasi sementara ke shelter di depan eks E-Plaza. Setelah revitalisasi yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026 rampung, para pedagang akan kembali

Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir

Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir

Program seperti Pak Rahman, Kempling Semar, hingga layanan pengujian pangan keliling menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan rantai pangan berjalan dengan baik, aman, dan menjangkau seluruh lapisan masy.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer