Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

40 Persen Warga Terlayani CKG, Kini Targetkan Deteksi Dini dan Anak Sekolah

L
Penulis: Lutfi Hanafi❯
CEK KESEHATAN - Dinkes saat menggelar cek kesehatan gratis bagi anak-anak beberapa waktu kemarin.
CEK KESEHATAN - Dinkes saat menggelar cek kesehatan gratis bagi anak-anak beberapa waktu kemarin.

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan perlahan meningkat di Kota Pekalongan.


Advertisement

Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan terus menggencarkan upaya deteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Kini, sekitar 40 persen warga telah terlayani dalam program tersebut — sebuah capaian yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap kesehatan warganya.

Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah preventif untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Advertisement

“Kesadaran masyarakat memang belum sepenuhnya tinggi, tapi lewat CKG ini kami terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan agar mudah diakses tanpa biaya,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Dalam kegiatan CKG, warga dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) secara gratis.

Selain itu, Dinkes juga memberikan penyuluhan serta konsultasi kesehatan agar masyarakat memahami cara menjaga pola hidup sehat dan mencegah risiko penyakit.

Advertisement

Tak berhenti di situ, Dinkes juga melakukan tindak lanjut bagi warga yang terindikasi berisiko tinggi, misalnya mengarahkan mereka untuk ikut dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) agar kondisi kesehatan dapat dipantau rutin.

“Kalau dulu masyarakat baru ke puskesmas setelah sakit, sekarang kami ingin mengubah pola pikir itu. Kesehatan harus dijaga sejak dini,” tambah Puji.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kota Pekalongan, dr. Dita Ratnasuri, menuturkan bahwa kegiatan CKG dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik strategis — mulai dari pusat edukasi kesehatan, komunitas masyarakat, hingga kegiatan kolaboratif bersama pemerintah dan swasta.

“Kami juga menjalankan program Speling dan CKG agar layanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Menariknya, kini Dinkes memperluas sasaran CKG hingga ke anak-anak usia sekolah dasar. Pemeriksaan dasar seperti kadar gula darah dan kesehatan gigi mulai diterapkan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan anak-anak sejauh ini baik. Justru yang perlu lebih diwaspadai adalah kelompok usia produktif dan lansia,” tutur Dita.

Dengan 40 persen warga sudah terlayani, Pemkot Pekalongan menargetkan agar seluruh masyarakat bisa rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa harus menunggu sakit.

“Kunci dari pencegahan penyakit adalah deteksi dini dan perubahan gaya hidup sehat. Kami ingin menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai budaya,” tegasnya.

Melalui CKG, Dinkes berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola makan seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan rutin.

Dengan begitu, angka kasus penyakit tidak menular dapat ditekan dan derajat kesehatan warga Kota Pekalongan meningkat.

“Menjaga kesehatan itu investasi jangka panjang. Semakin dini dicegah, semakin ringan beban kita di masa depan,” pungkas dr. Dita.(han)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tingkatkan Layanan JKN di Tingkat Faskes, BPJS Kesehatan Pekalongan Beri Penghargaan Seva Paramahita Awards

Tingkatkan Layanan JKN di Tingkat Faskes, BPJS Kesehatan Pekalongan Beri Penghargaan Seva Paramahita Awards

BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan menyerahkan penghargaan Seva Paramahita Awards kepada Faskes Berkomitmen di Pekalongan dan sekitarnya.

Di Balik Jeruji Besi, Warga Binaan Lapas IIA Magelang Terlindungi Program JKN Melalui Skema PBI

Di Balik Jeruji Besi, Warga Binaan Lapas IIA Magelang Terlindungi Program JKN Melalui Skema PBI

Kini, penghuni lapas bisa mengakses layanan kesehatan terbaik secara gratis karena ditanggung BPJS Kesehatan.

Permudah Akses Konsultasi Kesehatan, Sunway Medical Centre Relokasi Kantor Perwakilan di Semarang

Permudah Akses Konsultasi Kesehatan, Sunway Medical Centre Relokasi Kantor Perwakilan di Semarang

Sunway Medical Centre merelokasi kantor perwakilannya di Kota Semarang ke lokasi baru. Kantor perwakilan itu melayani berbagai kebutuhan administrasi dan konsultasi sebelum pasien menjalani pemeriksaan maupun perawatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer