Tabrak Konsep, Gabungkan Sport Bike dan Tradisional

315
Harley Davidson Evo 1345 cc berpenampilan tradisional dengan air brush dan pahatan batik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Konsep yang cukup nyleneh, coba diaplikasikan di motor gede (moge) kesayangan milik Okta, pria asli Blora. Harley Davidson kesayangannya dipenuhi unsur tradisional berupa air brush dan pahatan batik.

Owner Three Monkeys Engineering (TME) Onny Widiyayana sebagai builder mengatakan, mesin Harley Davidson Evo dengan kapasitas 1345 cc ini sebenarnya memiliki konsep dasar pro street. “Pro street ini sendiri condong ke sport bike,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Karena kecintaan sang pemilik kuda besi kepada unsur tradisional, akhirnya motor dengan warna dasar hitam ini dipenuhi dengan air brush nuansa batik. Mulai dari batik Solo, Kudus, hingga ornamen barong khas Bali pada tanki bensin. “Walaupun konsep bertabrakan dan di- air brush, secara penampilan cukup menarik,” tambahnya.

Ornamen batik juga terlihat pada bagian mesin. Uniknya ornamen ini menggunakan sistem pahatan asli. Onny memiliki tugas membangun frame dan juga kelistrikan mulai dari nol. “Untuk air brush menggunakan material gold leaf, pahatan manual tangan dan kemudian dikrom,” papar dia.

Dari segi kelistrikan, lanjut Onny, tidak seperti Harley Davidson pada umumnya, karena menggunakan sistem bluetooth dan Wi-Fi. Sebuah monitor kecil pun ditempatkan di tanki bensin. Fungsinya adalah sebagai informasi motor bisa bekerja secara normal. “Antar switch yang indikator yang ada di motor ini terhubung ke sebuah CPU kecil yang ada di bawah jok. CPU ini bisa membaca trouble kelistrikan ataupun trouble yang terjadi pada mesin,” katanya.

Untuk piranti yang diimpor dari luar negeri ini bisa dibilang lain dari motor lainnya karena memiliki sistem komputerisasi serta kecanggihan teknologi yang ditanamkan pada sebuah sepeda motor. Harganya sekitar Rp 30 jutaan.

Dari sisi pembuatan desain frame, dibuat langsung oleh tim dari TME, termasuk fender, pijakan laki, dan body part lain yang dibuat secara handmade. “Frame total handmade TME, untuk T buatan Triple 3. Tangki sengaja diturunkan agar motor terlihat lebih padat,”kata Onny.

Agar lebih senada, motor yang menggunakan sistem primary open belt ini, pada beberapa bagian sengaja diberi warna krom dengan aksen kuning emas. Misalnya perseneling gigi dan rem kaki. Serta bagian shockbreaker depan, juga bagian knalpot. “Motor ini pada bagian lampu menggunakan Harley Davidson V rood. Untuk seins, menggunakan Moto Gadget,” jelas dia. (den/ton/bas)