Pasar SUV Premium Menjanjikan, PT EMI Luncurkan All New Mazda CX 8

470
ANDALAN BARU : Jajaran Management PT Eurokars Motor lndonesia dan PT. Auto Mobil Jaya Abadi Jateng-DIY, ketika mengenalkan All New Mazda CX 6 untuk wilayah Jateng, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pasar SUV Premium di Jawa Tengah (Jateng) dianggap sangat potensial dan menjanjikan. Peluang tersebut coba dimanfaatkan oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) meluncurkan All New Mazda CX 8 di Jateng.

Head of Sales PT Eurokars Motor lndonesia, Constantinus Herlijoso mengatakan, pasar SUV Premium di Indonesia saat ini menjadi bidikan, apalagi kalangan menengah keatas lebih memilih mobil SUV premium dengan bangku tiga baris.

“All New Mazda CX 8 ini nyaman untuk penumpang baris ke dua ataupun ketiga, sehingga lebih diminati kalangan menengah keatas,” katanya disela peluncuran All New Mazda CX 8 di DP Mall Semarang, kemarin.

All New Mazda CX 8, lanjut dia memiliki dua tipe yakni tipe tertinggi Elite dengan banderol Rp 758,8 dan seri Touring dengan banderol Rp 675,8 juta. Sebelumnya tipe ini hanya dijual di Jepang, namun melihat pasar yang potensial dan permintaan yang besar akhirnya varian baru ini masuk ke pasar Indonesia.

“Indonesia menjadi pasar yang cukup gemuk untuk segmen tersebut. All-New Mazda CX-8 ini pada awalnya hanya dijual di Jepang. Karena permintaan yang besar, akhirnya juga dijual di Malaysia, Filipina, Thailand dan Australia,” paparnya.

Area Manager PT. Auto Mobil Jaya Abadi Jateng-DIY, Agus Harjono mengatakan pada tahun ini pihaknya menargetkan bisa menjual 450 unit mobil semua tipe. Dengan bertambahnya varian Mazda di kelas premium, diharapkan bisa mendongkrak penjualan pada sisa akhir tahun ini dan 2020 mendatang.

“Sampai Oktober kemarin, sudah terjual 390 unit mobil, dengan produk andalan CX5, Mazda 2 dan CX 9. Sampai akhir tahun ini kami yakin target bisa tercapai karena trendnya naik 10 persen,” tambahnya.

Terkait target penjualan khusus CX 8, ia menargetkan 10 sampai 15 unit perbulan. Target tersebut dianggap realistis karena pangsa pasar premium di Jateng tidak begity besar. “Untuk unit kita sudah ready stock, sampai saat ini sudah ada dua unit yang dipesan konsumen,” jelasnya. (den/ap)