Terungkap, Faktor Ini yang Membuat Bisnis Kendaraan Niaga Lesu

257
MASIH JADI ANDALAN : Mitsubishi L 300 masih menjadi andalan penjualan untuk kendaraan jenis LCV. (ADENNYAR WYACKSONO)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –Kendaraan niaga atau Light Commercial Vehicle (LCV) maupun passenger diprediksi akan membaik di akhir semester kedua ini. Hal itu ditunjang dengan kondisi perekonomian yang mulai membaik dan keadaan politik yang adem ayem usai terbentuknya kabinet pemerintahan.

Head of Sales & Dealer Management Region II Department Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Dessu Herdianto menjelaskan jika penjualan pada tahun ini secara nasional mengalami penurunan sebesar 10 persen. Penurunan tersebut dikarenakan, pada semester pertama banyak agenda politik yang membuat pengusaha ataupun masyarakat cenderung wait and see.

“Adanya Pileg, Pilpres menjadi salah satu penyebab. Termasuk kondisi ekonomi dan politik saat Pemilu, secara total penjualan kami mengalami penurunan 10 persen dari sektor LCV ataupun kendaraan keluarga,” katanya usai acara konsumen gathering di Majesty, kemarin.

Menurutnya, meskipun penjualan turun, pihaknya berusaha mempertahankan market. Untuk LCV L 300 misalnya, market share di Semarang mencapai 84 persen. Untuk nasional L 300 masih menjadi market leader.

Pihaknya mengaku terus menggenjot penjualan pada akhir semester kedua ini. Salah satunya dengan memberikan promo akhir tahun. Dessu sendiri memprediksi, membaiknya pasar pada akhir tahun ini akan terus bertahan sampai tahun 2020 mendatang. “Pemerintah meyakini tahun depan ekonomi tumbuh 6 persen. Imbasnya tentu ke dunia otomotif yang juga akan mengalami pertumbuhan penjualan,” tuturnya.

Sementara jenis Triton, Dessu mengakui jika penjualan di Semarang untuk produk ini masih kecil dan hanya memenuhi kebutuhan hobi. Pasar Triton sendiri lebih diminati pasar luar Jawa.

Branch Manager PT Sun Star Motor Banyumanik, Otniel Wijaya menambahkan jika pada akhir tahun ini dirinya menargetkan penjualan bisa mengalami peningkatan sebesar 10 persen, dengan promo akhir tahun.

“Sebelumnya kami berhasil menjual 40 unit LCV per bulan. Akhir tahun ini, mungkin bisa naik 10 persen. Pasar untuk tahun depan akan lebih cerah karena pembangunan infastruktur sudah mulai berjalan,” tambahnya. (den/ida)