"Alasannya sih karena bosan, tampilan Scorpio milik saya seakan termakan zaman sehingga saya ingin membuat tampilannya lebih segar," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Sebelum memodifikasi, Otto mencari beberapa referensi gaya motor retro namun dengan tampilan modern. Ia pun akhirnya kesengsem dengan gaya retro ala Eropa atau cafe racer. "Modifikasi gaya ini saya anggap pas, dari segi kenyamanan," ucap pria yang juga YouTuber ini.
Moch. Mahya Arif, punggawa Fucktory Brother menjelaskan, ubahan yang dilakukan demi permintaan klien juga mempertimbangkan sisi kenyamanan dalam berkendara."Tinggi badan dan posisi duduk disesuaikan dengan pemilik, sehingga ada ubahan pada frame dengan menambah subframe," tuturnya.
Hampir semua piranti asli, kecuali mesin, dirombak total. Tangki bensin dibuat tambun agar lebih gagah. Selain itu juga dibuat boks pengapian sekaligus boks aki dengan plat besi. "Pembuatan slebor depan juga pakai plat. Stang kemudi kita buat custom, jok pun kita buatkan custom hand made," jelasnya.
Arif menjelaskan, mono shock bawaan Scorpio ditanggalkan dan diganti dengan model double shock. Kesulitannya adalah membuat motor presisi, dan tidak limbung. "Kuncinya pada rangka atau frame, jadi ubahan harus presisi," tambahnya.
Setelah bentuk dasar jadi, motor milik Otto diwarna ulang dengan cat hitam metalik dengan garis merah. Untuk headlamp menggunakan day maker agar lebih gagah. Sementara stop lamp bagian belakang menggunakan led 3 in 1 yang memiliki fungsi selain lampu tanda berhenti juga seins. "Untuk mesin masih menggunakan mesin asli, karena tenaga Scorpio sudah cukup mumpuni dengan 225 cc,"j elasnya.
Agar lebih ciamik dan gagah, dipasang velg Rossi Sprint XD, 17 -300 depan dan 17 - 350 belakang tapak lebar. Kemudian dibungkus dengan ban Swallow SB 117, dan penyematan handle rem Brembo warna hitam untuk mengimbangi kelir hitam semua bagian motor. "Knalpot kita buat custom dengan bahan stainless, menyesuaikan dengan alur bodi kendaraan," jelasnya. (den/ton/bas) Editor : Agus AP