Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yamaha RX-K, Pendahulu RX-King yang Kalah Populer

Sulistiono
Penulis: Sulistiono❯
Sebelum RX-King meraih popularitas dan menjadi legenda, RX-K lebih dahulu hadir membawa mesin sekitar 135 cc dan karakter motor sport khas Jepang. (Ilustrasi: Sulistiono)
Sebelum RX-King meraih popularitas dan menjadi legenda, RX-K lebih dahulu hadir membawa mesin sekitar 135 cc dan karakter motor sport khas Jepang. (Ilustrasi: Sulistiono)

Advertisement

RADARSEMARANG.ID - Jauh ketika nama 4X King populer sebagai motor 2-Tak yang begitu legendaris di tanah air, ada satu nama motor yang menjadi pendahulu yang membuka jalan, yaitu Yamaha RX-K.

Dalam sejarahnya RX-K memiliki peran yang cukup penting dalam perjalanan keluarga RX Yamaha di Indonesia. 

 

Advertisement

RX- K dibekali mesin 2-tak sekitar 135 cc, desain khas motor sport era 1980-an, dengan status impor dari Jepang. 

 

Advertisement

 

RX-K hadir pada awal 1980-an sebagai penerus pengembangan keluarga RX, setelah sebelumnya Yamaha memperkenalkan RX100 dan RX125.

 

Yamaha RX-K dipasarkan di Indonesia dengan status Completely Built Up (CBU), sehingga unitnya didatangkan langsung dari Jepang.

 

Kehadirannya menjadi salah satu tahap penting sebelum Yamaha memperkenalkan RX-King pada 1983.

 

 

Desain Klasik dengan Perubahan pada Generasi Awal

Secara tampilan, Yamaha RX-K membawa karakter motor sport Jepang era 1980-an.

Pada generasi awal, motor ini menggunakan lampu depan berbentuk bulat yang dipadukan dengan lampu sein terpisah. Desain tersebut memberikan kesan klasik dan sederhana.

 

Namun, Yamaha kemudian melakukan penyegaran pada generasi berikutnya.

Pada model 1982, tampilan lampu depan dan belakang berubah menjadi lebih kotak. Kehadiran penutup lampu atau fairing kecil juga membuat penampilannya terlihat lebih sporty.

 

 

Perubahan tersebut menjadi salah satu daya tarik RX-K, meskipun secara umum sektor mesin masih mempertahankan spesifikasi sebelumnya.

Mesin 2-Tak Sekitar 135 cc, Bertenaga pada Masanya

Salah satu keunggulan Yamaha RX-K terletak pada sektor mesin.

 

Motor ini menggunakan mesin satu silinder, dua langkah atau 2-tak dengan kapasitas yang umum disebut 135 cc. Sejumlah referensi mencatat kapasitas aktualnya sekitar 132 cc.

 

Pada masanya, karakter mesin 2-tak dikenal memiliki respons tenaga yang spontan, terutama ketika putaran mesin mulai meningkat.

 

Berdasarkan data spesifikasi yang banyak dikutip, Yamaha RX-K mampu menghasilkan tenaga sekitar 17,5 dk pada 7.500 rpm.

 

Angka tersebut membuatnya menjadi salah satu motor sport yang cukup menarik pada awal dekade 1980-an.

 

 

Karakter mesin 2-tak juga menjadi bagian penting dari identitas keluarga RX Yamaha yang kemudian semakin dikenal melalui RX-King.

Mengapa Yamaha RX-K Tidak Sepopuler RX-King?

Meskipun membawa mesin yang cukup bertenaga, perjalanan RX-K di Indonesia terbilang singkat.

 

Statusnya sebagai motor impor CBU menjadi salah satu faktor yang membatasi penyebarannya. Selain itu, desain generasi awal yang cenderung membulat dinilai belum sepenuhnya mampu menarik perhatian konsumen saat itu.

 

Yamaha kemudian melakukan perubahan desain pada model berikutnya. Namun, usia pemasarannya tetap relatif singkat.

 

 

Sekitar 1983, RX-K mulai digantikan oleh Yamaha RX-King yang membawa pembaruan desain dan pengembangan teknologi.

Dari RX-K Menuju Yamaha RX-King

Perjalanan RX-K tidak bisa dipisahkan dari lahirnya RX-King.

 

Pada 1983, Yamaha memperkenalkan RX-King yang tampil lebih gagah dengan desain tangki bersudut, lampu depan kotak, serta karakter motor sport yang lebih modern.

 

RX-King juga membawa teknologi Yamaha Energy Induction System (YEIS) yang menjadi salah satu pembeda penting pada generasi tersebut.

 

 

Sejak saat itu, nama RX-King semakin dikenal luas dan berhasil membangun reputasi sebagai motor sport 2-tak yang memiliki penggemar besar di Indonesia.

 

Sementara itu, RX-K tetap menjadi bagian penting dari cerita awal perjalanan sang Raja Jalanan. (sls)

 

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Yamaha RX-Z vs RX-King, Sama-Sama 135 cc tetapi Karakter Mesinnya Berbeda

Yamaha RX-Z vs RX-King, Sama-Sama 135 cc tetapi Karakter Mesinnya Berbeda

Yamaha RX-Z vs RX-King, dua motor 2-tak legendaris dengan mesin sekitar 135 cc. Simak perbedaan performa, desain, transmisi, dan sejarahnya di Indonesia.

RX-Special 115 cc vs RX-King 135 cc, Duel Dua Motor 2-Tak Legendaris

RX-Special 115 cc vs RX-King 135 cc, Duel Dua Motor 2-Tak Legendaris

Perbandingan Yamaha RX-Special 115 cc dan RX-King 135 cc. Simak perbedaan mesin, desain, kenyamanan, teknologi, dan daya tarik kolektor motor 2-tak.

Yamaha RX125, Motor 2-Tak yang Kalah Populer dari RX-King, Padahal Hadir Lebih Dulu

Yamaha RX125, Motor 2-Tak yang Kalah Populer dari RX-King, Padahal Hadir Lebih Dulu

Mengenal Yamaha RX125, motor 2-tak 123 cc yang hadir sebelum RX-King. Simak spesifikasi, sejarah, dan alasan RX125 kalah populer.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer