alexametrics

Bikin Replika Shelby Cobra Bermodal Blueprint

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Memiliki super car menjadi impian bagi kaum adam. Sama seperti Ade Baharuddin yang memiliki impian memiliki mobil legendaris Shelby Cobra 427 keluaran tahun 1965.

Harganya yang selangit karena telah menjadi barang langka, Ade pun memutuskan membuat sendiri mobil impiannya. Berbekal blueprint yang didapat dari internet serta die cast Shelby Cobra, enam tahun lalu ia mulai membuat replika mobil yang kali pertama dibuat oleh perancang otomotif Carrol Shelby.

“Proses membuatnya sekitar enam tahunan. Caranya meniru dari blueprint Shelby Cobra asli serta main imajinasi ukuran dari die cast-nya,” kata Ade saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Ade menjelaskan, di Semarang ada dua Shelby Cobra replica. Pertama adalah milik Ahmad Zainuddin dan kedua Shelby Cobra miliknya. Rangka dan mesin Toyota Crown ia gunakan sebagai chasis dan nyawa mobil.

“Kita lakukan potong chasis agar dimensinya sama, untuk body memakai fiber. Dengan blueprint ini, semua ukuran dan dimensi kita tiru agar bisa jadi replika mobil dengan skala 1:1,” terangnya.

Baca juga:  Dominasi Motor Matic Masih Kuat

Dari blueprint itu pula, lanjut Ade, memiliki semua rincian bentang roda, bentang spatbor, punuk belakang, body depan dan lain sebagainya. Detail itulah kemudian diwujudkan dalam bentuk asli di sebuah bengkel pembuatan body mobil yang ada di Magelang.

Body saya ngerjain di Magelang. Di sana khusus body saja. Mesin dan lainnya beda bengkel lagi. Sempet mandek juga sih bangun mobil ini, makanya sampai enam tahunan,” ujarnya.

Replika yang dibuat, nampak detail dan sangat mirip dengan mobil aslinya. Bahkan koran ini seakan tak percaya jika mobil tersebut adalah mobil custom dan menyangka langsung diimport dari negara asalnya, Inggris.

Ade menjelaskan selama pengerjaan, sedikitnya ia menghabiskan uang hampir setengah miliar. Namun ia menyebutkan jika detail pengerjaan dan pembuatan mobil memang dibikin sama persis dengan mobil aslinya.

“Kenyamanan juga dipikirkan. Misalnya bagian lantai yang turun lima sentimeter agar lebih nyaman. Aerodinamis mobil pun mengacu dari blueprint yang saya dapatkan,” jelasnya.

Baca juga:  Tanam Ribuan Pohon Langka dan Lepas Berbagai Jenis Burung

Setelah rangka beres, pengerjaan mobil kemudian beralih ke bagian body. Setelah dirasa pas, kemudian perakitan mekanikal misalnya power steering, rem, dan lainnya, lalu beralih ke bagian modifikasi mesin. Knalpot pun dibuat dengan ukuran empat inchi dan tiga inchi. Diletakkan pada bagian samping mobil.

“Mesin standar Toyota Crown dimodifikasi dengan dipasang header, over hole mesin. Tujuannya agar suara mesin 3.000 cc ini lebih gahar dan mirip suara mesin V.8,” katanya.

Setelah jadi, Ade memilih warna abu-abu tua dengan stripe berwarna silver. Kemudian baru melangkah kebagian asesoris interor. Misalnya lampu, dan speedometer meter. Untuk lampu ia menggunakan sparepart dari Land Rover karena memiliki kemiripan.

“Paling susah bagian speedometer, akhirnya menggunakan speedometer Harley Davidson. Velg pun pakai punya Chevrolet Camaro SS,” kenangannya.

Disinggung memilih Shelby Cobra, Ade mengaku jika ia tertarik memiliki mobil tersebut karena kental akan sisi historis. Historis di dunia balap misalnya, pada zamannya mobil ini menjadi langganan juara di balapan Daytona, ataupun sirkuit Le Mans.

Baca juga:  Honda Tambah Varian Baru CRF150 L

“Dari sisi pembuatan pada zamannya pun menjadi sejarah sendiri. Selain itu bentuknya sangat sporty dan gahar karena tanpa atap,” ujarnya bangga.

Meski sudah dibilang sangat sempurna, Ade tak lantas puas dengan mobil replika Shelby Cobra yang ia miliki. Saat ini ia sedang proses memesan frame kaca alumunium untuk mobilnya. Ke depan akan mengganti mesin Toyota Crown dengan mesin yang lebih besar yakni mesin V8 small block.

“Beberapa part harus import, misalnya emblem, dan tulisan. Ke depan pengen ganti mesin V8, 5.000 cc. Kalau mesin aslinya 7.000 cc kayaknya nggak pas buat di Semarang,” ujarnya.

Untuk legalitas, Ade mengaku masih menggunakan surat-surat dari basic mobil Toyota Crown. “Tipenya kan masih sama sedan, suratnya pakai punya Crown jadi aman buat dijalan raya,” pungkasnya. (den/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya