Perang Dagang, Penjualan Mobil Menurun

140
JADI ANDALAN : Management PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), bersama empat diler di Jateng mengenalkan Pajero Sport dan Xpander sebagai produk andalan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI ANDALAN : Management PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), bersama empat diler di Jateng mengenalkan Pajero Sport dan Xpander sebagai produk andalan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG Perang dagang antara Amerika Serikat – China, ternyata berimbas pada bisnis otomotif di Jawa Tengah, yakni turunnya penjualan mobil. Selain perang dagang, kondisi pertumbuhan bisnis makro dan mikro yang melambat pun menjadi salah satu penyabab sedikit lesunya bisnis otomotif.

Deputy Grup Head of Sales & Dealer Management Region 2 & 3 Jateng, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Amiruddin mengatakan, melihat kondisi pasar otomotif di Semarang dan Jawa Tengah, saat ini memang terdapat penurunan penjualan imbas dari perang dagang, ataupun kondisi bisnis yang melambat. Pihaknya menyiasati dengan menggelar event promo akhir tahun.

“Kami coba mendongkrak penjualan dengan event dengan mengajak empat diler yang ada di Jawa Tengah, dengan berbagai promo menarik, terutama di akhir tahun,” katanya di sela acara Year End Festival, Mitsubishi di Mall Paragon kemarin.

Empat diler di PT MKKSI yakni Borobudur Otomo Mobil (BOM) Tugu, Bumen Redja Abadi, Sun Star Motor Banyumanik dan MT Haryono. Event Year End Festival digelar pada Rabu (16/10) sampai Minggu (20/10) mendatang.

“Program akhir tahun ini, kami manergetkan bisa mencapai 200 SPK. Yakni 150 unit Xpander, 40 unit Pajero, dan sisanya adalah Eclipse Cross, Outlander dan Triton,” harapnya.

Sementara itu, secara penjualan Mitsubishi di Jawa Tengah, menurutnya memang mengalami penurunan. Namun dari segi market share, jelas Amiruddin justru meningkat atau semakin kuat. Secara nasional untuk Xpander market share-nya 28 persen dari Januari sampai Agustus, Pajero Sport 44 persen.

“Sedangkan di Jawa Tengah,  market share Xpander 26 persen, sementara itu di Semarang market share Pajero Sport 51 persen dan Xpander 24 persen. Jawa Tengah memiliki kontribusi 10 persen di nasional dan Semarang 30 persen dari market share Jawa Tengah,” jelasnya.

Kontribusi dalam event akhir tahun ini adalah realiasi penjualan di Semarang selama satu bulan di setiap diler yang ada. Pihak MMKSI juga memberikan penawaran bagi konsumen, yang berkesempatan mendapatkan emas 3 gram, voucher belanja. Selain itu juga paket liburan ke Jepang, satu unit Pejero Sport, dan tiga unit Xpander untuk diundi.  (den/zal)