RADARSEMARANG.ID — Pertanyaan seputar kapan pembukaan pendaftaran CPNS kembali mencuat.
Publik menunggu kepastian mengenai jadwal seleksi CPNS 2026.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan sedang menghitung kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di berbagai kementerian dan lembaga.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa pembukaan seleksi CPNS 2026 sangat bergantung pada pengajuan formasi dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa jumlah usulan formasi yang masuk masih terbatas.
“Kalau tidak ada yang mengajukan formasi, maka tidak ada tes CPNS karena tidak ada formasi yang tersedia,” ujar Zudan, Rabu (10/12/2025).
Minimnya usulan formasi membuat pemerintah belum dapat menentukan jadwal pendaftaran CPNS 2026.
Pengajuan formasi menjadi tahap awal dalam perencanaan anggaran dan efektivitas pengisian jabatan.
Meskipun jadwal pendaftaran CPNS 2026 belum ditentukan, pemerintah memastikan bahwa peluang pembukaan CPNS 2026 tetap terbuka.
Menteri PAN RB Rini Widyantini mengatakan, seleksi CPNS 2026 ke depan akan diarahkan kepada lulusan baru atau fresh graduate.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga akan mengajukan formasi periset dalam seleksi CPNS 2026.
Kepala BRIN Arif Satria menyebutkan, tambahan periset diperlukan untuk mengatasi ketertinggalan jumlah peneliti nasional.
Baca Juga: Menteri PANRB Beri Bocoran Seleksi CPNS 2026 Dibuka Tahun Depan
“Ya, kita akan berjuang ke Kementerian PANRB agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan,” ujar Arif di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 300 peneliti per satu juta penduduk, jauh tertinggal dibandingkan negara maju yang telah mencapai 4.000 peneliti per satu juta penduduk.
Bidang prioritas rekrutmen periset CPNS BRIN 2026 mencakup pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics, antariksa, sains material, serta teknologi keberlanjutan.
BRIN juga membuka peluang bagi lulusan ilmu sosial untuk mendukung kajian lintas sektor.
“Untuk bisa menghasilkan alat-alat pertanian yang kuat, yang bagus kan butuh ahli material science, butuh ahli engineering,” ujar Arif.
Ia menegaskan, riset modern menuntut kolaborasi lintas disiplin agar hasil penelitian relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh Rini Widyantini di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Rini Widyantini menyampaikan bahwa Kementerian PAN RB telah meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai strategi pembangunan lima tahun ke depan.
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui jabatan yang membutuhkan regenerasi ASN.
“Saya sangat peduli terhadap regenerasi ASN dan khususnya para lulusan baru,” tambah Rini Widyantini.
Analisis kebutuhan juga dilakukan terhadap kementerian dan lembaga baru guna memastikan kebutuhan tambahan pegawai.
Dalam informasi tambahan, pendaftaran CPNS terakhir dilakukan pada Agustus 2024 dengan total 250.407 formasi di 547 instansi pusat dan daerah.
Untuk pendaftaran CPNS 2026, proses akan dilakukan secara terpusat melalui SSCASN BKN di laman sscasn.bkn.go.id.
Syarat umum CPNS 2026 meliputi WNI berusia 18–35 tahun atau maksimal 40 tahun untuk jabatan tertentu, tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih, tidak pernah diberhentikan tidak hormat, bukan anggota atau pengurus partai politik, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi, serta sehat jasmani dan rohani.
Pelamar juga perlu menyiapkan dokumen seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, pas foto berlatar merah, swafoto, serta dokumen tambahan sesuai ketentuan instansi. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi