Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Akun Medsos dan Youtube Masjid Jogokariyan Yogyakarta Diblokir, Kenapa?

Falakhudin • Rabu, 25 Juni 2025 | 12:18 WIB
Akun Medsos dan Youtube Masjid Jogokariyan Yogyakarta Diblokir Kenapa?
Akun Medsos dan Youtube Masjid Jogokariyan Yogyakarta Diblokir Kenapa?

 

RADARSEMARANG.ID — Berawal dari sebuah langgar kecil di Kampung Pinggiran Selatan Yogyakarta, Masjid Jogokariyan terus berusaha membangun Ummat dan Mensejahterakan Masyarakat.

Logo Masjid Jogokariyan terdiri dari tiga bahasa.

 

Arab, Indonesia, dan Jawa.

Ini adalah wujud dari semangat kami, untuk menjadi Muslim yang salih seutuhnya tanpa kehilangan akar budaya.

Masjid Jogokariyan berusaha menerapkan manajemen masjid zaman rasulullah dengan aplikasi di zaman modern dan dengan inovatif sehingga bisa diterima oleh masyarakat.

Support dakwah kami dengan sedekah, infaq, zakat dan wakaf di Masjid Jogokariyan.

Semoga Allah selalu melimpahkan barokah kepada Anda sekeluarga.

 

Masjid harus memiliki peta dakwah yang jelas, wilayah kerja yang nyata, dan jama’ah yang terdata.

Sehingga bisa terukur dan dapat di pertanggungjawabkan.

Memberikan pelatihan sholat kepada warga yang belum bisa sholat, sehingga tidak malu lagi untuk pergi ke masjid untuk sholat berjamaah.

Semangat segera menyalurkan amanah infaq dari jamaah kembai ke jamaah lagi dalam bentuk pelayanan beribadah yang nyaman.

Alamat Masjid Jogokariyan Jl. Jogokariyan No. 36, Mantrijeron, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Setelah Kanal Youtube Masjid Jogokariyan, Jogja diblokir oleh pihak Youtube, kini rentetan kejadian pemblokiran akun sosial media Masjid Jogokariyan juga terjadi.

Kejadian tersebut diduga kuat karena postingan-postingan akun yang mengunggah konten terkait tokoh-tokoh Palestina.

”Dimulai dari akunnya anak-anak (namanya) Hamas, pengajian masjid anak anak Jogokariyan Jadi mungkin namanya itu,” ujar Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz M. Jazir saat dikonfirmasi.

Diketahui nama akun instagram resmi yang mengunggah tentang kegiatan agama anak-anak Jogokariyan bernama Hamas.

Hamas merupakan akronim dari Himpunan Anak-Anak Masjid Jogokariyan.

”Jadi dikira karena ada organisasi Hamas (padahal) artinya himpunan anak anak masjid,” tuturnya.

 

Selanjutnya pemblokiran pun merembet ke berbagai akun lain, seperti @remajamasjidjogokariyan, @kampoengramadhanjogokariyan, hingga akun utama Masjid Jogokariyan, yakni @masjidjogokariyan.

Pemblokiran terjadi dalam tempo dua hari ini.

”Kalau Youtube (juga diblokir) terakhir kami streaming dengan Husein Gaza, jadi nampaknya karena dikira Hamas berafilisiasi,” terangnya.

Menurutnya, pihak penyedia aplikasi juga sudah beberapa kali mengeluarkan peringatan di akun media sosial milik pengelola Masjid Jogokariyan.

Khususnya setiap mengunggah konten yang berkaitan dengan tokoh tokoh dari Palestina.

 

”Kami belum tau berapa lama diblokir makanya kita upayakan untuk banding,” tandasnya.

Langkah yang ditempuh pihak pengelola Masjid Jogokariyan adalah mengajukan banding dengan menggaet pengacara media untuk membantu.

Selain itu juga akan dilakukan pembuatan akun baru untuk memberitahukan pengumuman dan informasi selanjutnya.

”Mungkin nama Hamas akan kami berikan kepanjangannya, tidak kami singkat Hamas saja,” jelasnya.

 

Kabar pemblokiran sejumlah akun Masjid Jogokariyan tersebut cuma berselang beberapa hari setelah kanal YouTube masjid tersebut dihapus.

Penghapusan Kanal Youtube disebut lantaran kanal telah menyalahi ketentuan platform tersebut soal organisasi kriminal atau ekstremis kekerasan.

Editor : Baskoro Septiadi
#hamas #kampoengramadhanjogokariyan #sosial media Masjid Jogokariyan #Kampung Pinggiran Selatan Yogyakarta #pengelola Masjid Jogokariyan #Youtube Masjid Jogokariyan #ekstremis kekerasan #remajamasjidjogokariyan #masjid jogokariyan #Husein Gaza #Tokoh Palestina #masjidjogokariyan #Alamat Masjid Jogokariyan #Masjid Jogokariyan Yogyakarta #Logo Masjid Jogokariyan