Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kok BIsa? Abu Janda Alias Permadi Arya Dikabarkan Jadi Komisaris BUMN

F
Penulis: Falakhudin❯

Abu Janda Alias Permadi Arya jadi Komisaris BUMN
Abu Janda Alias Permadi Arya jadi Komisaris BUMN


Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Permadi Arya alias Abu Janda buka suara soal kabar yang menyebut dirinya diangkat sebagai Komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation (JMTO), anak usaha BUMN PT Jasamarga (Persero).

Kabar pengangkatan Permadi sebagai komisaris ini muncul setelah muncul poster bergambar dirinya dan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses atas terpilihnya Permadi Arya sebagai Komisari PT Jasamarga Tollroad Operation’.

 

Permadi tak banyak berkomentar soal kabar tersebut.

Advertisement

Ia hanya mengatakan semoga dirinya bisa amanah dalam mengemban jabatan.

“Insyallah, doakan semoga amanah,” kata Permadi.

Ketika ditanya detail waktu penunjukan dirinya sebagai komisaris, Permadi hanya menjawab akan ada pengumuman resmi terkait hal tersebut.

 

“Nanti ada pengumuman resminya,” ucap dia.

Hingga saat ini belum ada pernyataan dari JMTO terkait penunjukan Permadi sebagai komisaris.

 

Pada pertengahan Oktober 2024 lalu, Abu Janda mengaku ikut dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Kertanegara.

Saat itu, Prabowo memanggil sejumlah tokoh yang digadang jadi pejabat di pemerintahannya.

Dalam unggahannya di akun Instagram @permadiaktivis2 saat itu, Abu Janda mengatakan dirinya masuk dari pintu belakang saat dipanggil Prabowo Subianto. 

 

“dipanggil pak @prabowo ke kertanegara tapi disuruh masuk dari pintu belakang lewat dapur supaya gak keliatan wartawan ???? kata bapak “mas permadi tetap fokus urusin masalah INTOLERANSI aja yaa.. kalo jadi wamen nanti siapa yang bantu jemaat yang dibubarin ibadah nya?” ???? siap pak presiden,” tulis Abu Janda.

Dalam unggahannya, terlihat cuplikan video yang menunjukkan Abu Janda duduk di damping Prabowo Subianto yang mengenakan kemeja warna putih. 

Tampak Abu Janda mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan Prabowo.

Abu Janda yang datang mengenakan batik merah dan blangkon itu terlihat manggut-manggut di depan Prabowo. 

 

 

Profil Permadi Arya atau Abu Janda

Permadi Arya atau Abu Janda memiliki nama asli Heddy Setya Permadi.

Ia lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973.

Abu Janda merupakan anak dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin.

Permadi menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School Singapura (April 1997) dan menjadi Sarjana Business & Finance University of Wolverhampton Inggris (1999).

Abu Janda menjadi pendengung sejak tahun 2015, tetapi baru full menjadi pendengung pada tahun 2017.

 

 

Pada 2018, ia bergabung menjadi pendengung dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019.

Sebelum menjadi pendengung garis keras Jokowi, Abu Janda bekerja sebagai karyawan di berbagai perusahaan.

Mulai dari perusahaan sekuritas, bank swasta hingga tambang batu bara (1999-2015).

 

 

 Namun jauh sebelum dikenal sebagai pegiat media sosial, Permadi juga seorang reenactor, seorang penghobi reka ulang sejarah atau Historical Re-enactment dengan memerankan figur tertentu.

Permadi kerap memeragakan aksi prajurit dari negara lain dan pelbagai zaman, dari prajurit Romawi Kuno, kerajaan Inggris abad pertengahan, tentara pendudukan Jepang, hingga tentara Nazi Jerman.

 

Paling kontroversial, pernah beredat foto Permadi Arya tengah melakukan salam hormat Nazi (Hitlergruss) di samping patung lilin pemimpin Nazi, Adolf Hitler, yang dilarang di negara-negara Eropa. 

Tak hanya itu, dia juga seorang kolektor benda antik militer. (fal)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ruang Politik di PDIP Menyempit, PSI Siap Tampung Hendi

Ruang Politik di PDIP Menyempit, PSI Siap Tampung Hendi

PSI siap menerima mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi apabila benar bergabung. Pernyataan itu memperkuat spekulasi perpindahan politik Hendi yang belakangan dinilai mulai kehilangan ruang strategis di internal PDIP

PSI Sambut Baik Jika Hendrar Prihadi Merapat

PSI Sambut Baik Jika Hendrar Prihadi Merapat

PSI membuka peluang bagi eks Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) apabila memutuskan bergabung. Sebab, perpindahan kader lintas partai dinilai sebagai dinamika yang lumrah dalam politik,

Rocky Gerung Siap Kritik Prabowo seperti Jokowi, Tapi Syaratnya Harus Sama

Rocky Gerung Siap Kritik Prabowo seperti Jokowi, Tapi Syaratnya Harus Sama

Rocky Gerung Sebut Tiyo Bodoh, Tapi Langsung Beri Konteks Kritik IntelektualPengamat politik Rocky Gerung kembali menjadi perbincangan setelah secara terang-terangan menyebut Tiyo (diduga Tiyo Ardianto) "bodoh" dalam seb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer