
RADARSEMARANG.ID – Memasuki Oktober 2026, masyarakat Jawa Tengah mulai menantikan perubahan cuaca setelah berbulan-bulan menghadapi musim kemarau. Pertanyaan mengenai kapan hujan kembali sering turun pun mulai muncul, terutama setelah sejumlah wilayah Jawa Tengah mengalami hari tanpa hujan dalam waktu cukup panjang.
Namun, berdasarkan informasi iklim terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Oktober 2026 belum menunjukkan tanda sebagai bulan dengan curah hujan tinggi secara merata.
BMKG memprakirakan curah hujan Jawa Tengah pada Oktober 2026 berada pada kisaran 0 sampai 100 milimeter per bulan dan masuk kategori rendah. Sementara itu, sifat hujan pada Oktober 2026 diprediksi berada pada kategori bawah normal. Artinya, secara umum jumlah hujan yang turun diperkirakan masih lebih sedikit dibandingkan kondisi normalnya.
Data tersebut menjadi gambaran penting bagi masyarakat yang berharap musim hujan segera datang setelah periode kemarau panjang. Sebab, datangnya Oktober tidak otomatis berarti seluruh wilayah Jawa Tengah langsung memasuki kondisi basah atau diguyur hujan setiap hari.
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah dalam informasi iklim bulanannya menyebutkan bahwa curah hujan September 2026 diprediksi berada pada kisaran 0-50 milimeter dan masuk kategori rendah. Untuk Oktober 2026, kisarannya memang meningkat menjadi 0-100 milimeter, tetapi masih berada dalam kategori rendah.
Kondisi ini menunjukkan adanya kemungkinan perubahan cuaca secara bertahap, tetapi belum dapat diartikan bahwa hujan akan turun setiap hari sepanjang Oktober.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




