Hal ini dilakukan Zaenal peternak di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur yang rutin melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di kandang sapinya. Bahkan lingkungan kandang tertutup untuk pengunjung. Jika ada pengunjung yang hendak masuk harus melewati penyemprotan disinfektan terlebih dahulu.
Tingginya kasus PMK akhir-akhir ini, pihaknya melarang masyarakat untuk masuk ke area kandang tanpa izin pemilik. Selain itu, pihaknya juga tidak mendatangkan hewan baru.
Karena menurutnya hewan baru dari luar kota ini riskan membawa virus. “Sudah tiga bulan ini kami tidak mendatangkan hewan ternak baru,” ujarnya.
Ia rutin menyemprot dan membersihkan kandang. Zaenal berharap kasus PMK bisa segera menurun dan transaksi hewan ternak sapi dan kambing kembali normal.
“Apalagi sebentar lagi masuk Idul Adha. Semoga bisa kembali normal,” harapnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Wanurejo Aiptu Zuhriyanto mengatakan pemantauan akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Kita mengimbau kepada para peternak untuk meningkatkan kebersihan dan selalu berkoordinasi dengan petugas jika menemukan gejala PMK,” ujarnya. (rfk/lis) Editor : Agus AP