Sujono mengaku bisa berpartisipasi dalam pameran ini setelah dijembatani rekannya di Jakarta. Dia lantas memamerkan berbagai karya seni bertema serangga. Mulai dari wayang serangga, topeng saujana, hingga lukisan. Karena digelar secara virtual, Sujono hanya mengirimkan foto.
“Dalam pameran ini, peserta tidak boleh mencantumkan harga. Kalau ada yang berminat, langsung menghubungi pemiliknya,” ujar Sujono ketika ditemui Jawa Pos Radar Magelang di kawasan Borobudur, Senin (13/9/2021) siang.
Sujono membanderol topeng Rp 1 juta, wayang serangga Rp 2 juta, dan lukisan di atas Rp 25 juta. Sudah ada pengunjung pameran yang berminat pada topeng dan wayang karyanya. Namun masih proses tawar-menawar.
Mengambil tema serangga, Sujono mengekspresikan tentang kehidupan petani. Apalagi sementara ini, ketika kerja-kerja seninya macet akibat pandemi Covid-19, banting setir menjadi petani. Sujono merasa prihatin banyak petani bergantung pada pestisida.
“Lambat laun kan bisa merusak kita karena hasil pertaniannya mengandung pestisida juga,” tutur pemilik Sanggar Saujana ini. “Saya berharap sedikit-sedikit kita bisa mengurangi pestisida,” ucapnya.
Sujono berharap karya tentang serangga miliknya laku dan semakin dikenal. Di samping itu dia juga berharap karyanya berlanjut dan bisa mengedukasi generasi selanjutnya. (rhy/lis) Editor : Agus AP