“Warga juga harus didata secara digital. Pengungsi dari mana larinya ke mana, kebutuhannya apa. Ini yang mesti harus didorong agar ketika terjadi erupsi, penanganan bisa lebih maksimal," kata Zaenal, Kamis (10/12/2020).
Terlebih untuk menangani pengungsi dari kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, seperti orang tua, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan disabilitas. Ia pun meminta aplikasi "Janoko" yang dibuat Dikominfo dapat meng-cover data pengungsi kelompok tersebut.
“Dalam menghadapi kondisi Merapi, belum lagi dengan adanya pandemi Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, bukan hal mudah. Komunikasi menjadi salah satu kunci penting untuk berkoordinasi antardinas,” katanya. (cr3/lis) Editor : Agus AP