Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Basarnas Gembleng Skill Relawan

Agus AP
Penulis: Agus AP❯
Para model memperagakan busana batik khas Temanggung di area City Walk Temanggung. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Para model memperagakan busana batik khas Temanggung di area City Walk Temanggung. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Puluhan relawan digembleng dan dibekali dengan berbagai pelatihan teknis pertolongan pertama (medis) di TEA Tanjung, Kabupaten Magelang, Selasa (6/6).

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam pertolongan dan pencarian.

Direktur Sistem Komunikasi Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas), Brigjen TNI Widjang Pranjoto mengatakan, pelatihan untuk meningkatkan skill relawan.

Sehingga ketika ada bencana mereka siap siaga dan bisa cepat melakukan pertolongan pertama.

“Relawan dibekali skill jadi bisa tanggap dan memiliki pengetahuan ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini jumlah personel hanya sekitar 4.000. Padahal idealnya minimal 10.000 personel. Kekurangan jumlah personel, tidak menjadi alasan untuk terus bertugas. Tentu saja ada kendalanya, namun pasti ada jalan keluarnya.

Apalagi di semua wilayah, sinergitas antara aparat dari Pemda, Kepolisian, TNI, dan juga tim SAR sangat tinggi. “Apalagi ini juga dalam tugas kemanusiaan,” ungkapnya.



Rata-rata kendala yang sering dihadapi di setiap wilayah adalah medan. Seperti di Magelang, pasti ada Gunung Merapi meletus.

Selain itu, kondisi daerah dimana masyarakatnya membuat sumur tapi tidak ada bibir sumur yang menahannya.

“Sehingga sering terjadi, orang serta hewan terjatuh di sumur. Kondisi seperti ini pasti sudah diketahui oleh aparat, petugas ataupun pejabat setempat,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, mengaku mengalami kekurangan anggota. Idealnya setidaknya ada 60 personel.

“Tapi kami hanya ada 25 personel. Kekurangannya kita isi dengan SS (sporting staf), dengan kita gerakkan THL,” ujarnya. (rfk/fth)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer