Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Semoga gerakan pangan murah ini tidak hanya bersifat insidental namun dapat dilakukan secara rutin. Memberikan manfaat positif bagi warga Kabupaten Magelang. Khususnya dalam upaya menekan angka inflasi akibat kenaikan kebutuhan bahan pokok," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mewakili bupati di halaman kantor Kecamatan Tempuran.
Ia berharap, kegiatan ini dilaksanakan berkelanjutan dengan sasaran lokasi di pedesaan. Sehingga bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.
Adapun kebutuhan pokok yang dijual yakni beras, gula pasir, cabai, telur, bawang putih, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam dan bawang merah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari menyampaikan, Gerakan Pangan Murah diadakan di Kabupaten Magelang karena melihat perkembangan pantauan atas indeks harga konsumen yang dihitung oleh BPS tertinggi di Jawa Tengah.
Terutama pada komoditas telur, beras dan bawang merah. "Maka upaya ini (gerakan pangan murah) sebagai pengendali atas situasi tersebut," ungkap, Dyah. (rf/lis)
Advertisement
Advertisement
Radar SemarangIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement





