Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RX-Special 115 cc vs RX-King 135 cc, Duel Dua Motor 2-Tak Legendaris

Sulistiono
Penulis: Sulistiono❯
RX-Special menawarkan pesona motor sport klasik bermesin 115 cc, sedangkan RX-King hadir dengan mesin sekitar 132 cc yang lebih besar dan karakter lebih agresif. (Ilustrasi: Sulistiono)
RX-Special menawarkan pesona motor sport klasik bermesin 115 cc, sedangkan RX-King hadir dengan mesin sekitar 132 cc yang lebih besar dan karakter lebih agresif. (Ilustrasi: Sulistiono)

Advertisement

RADARSEMARANG.ID - Bagi pecinta sepera motor 2-tak, dua motor legendaris ini yakni Yamaha RX-Special dan RX-King memiliki tempat tersendiri. 

Yamaha RX-Special dan RX-King sama-sama pernah menjadi bagian penting dari perjalanan otomotif Indonesia, terutama ketika motor bermesin dua langkah masih meramaikan jalanan di Indonesia.

 

Advertisement

Yamaha RX-Special dikenal dengan desain klasik dan mesin 115 cc. Sementara RX-King hadir membawa kapasitas mesin lebih besar, tampilan lebih agresif, serta performa yang membuatnya mendapat julukan Raja Jalanan.

 

Advertisement

 

Meski berasal dari keluarga yang sama, kedua motor ini mempunyai karakter berbeda. Lalu, jika dibandingkan dari segi mesin, desain, kenyamanan, dan daya tarik kolektor, mana yang lebih menarik untuk dimiliki?

1. Sejarah RX-Special dan RX-King di Indonesia

Sebelum Yamaha RX-King menjadi motor sport legendaris, Yamaha lebih dahulu menghadirkan beberapa anggota keluarga RX di Indonesia.

 

Salah satunya adalah RX-S 115 yang diperkenalkan pada 1981. Model ini menjadi cikal bakal RX-Special yang kemudian hadir sekitar 1983.

 

 

RX-Special memiliki desain khas motor sport era 1980-an dengan tampilan yang lebih klasik. Motor tersebut didatangkan dalam kondisi Completely Built Up (CBU) dari Jepang.

 

Sementara itu, Yamaha RX-King mulai hadir pada 1983. Motor ini membawa pengembangan dari keluarga RX dengan mesin lebih besar dan desain yang lebih gagah.

 

Berbeda dengan RX-Special, RX-King dirakit di Indonesia menggunakan komponen yang didatangkan dari Jepang.

 

Kehadiran RX-King kemudian menjadi babak baru bagi Yamaha di segmen motor sport 2-tak.

 

2. Perbedaan Mesin 115 cc dan 132 cc

Perbedaan paling penting antara Yamaha RX-Special dan RX-King berada pada sektor mesin.

 

RX-Special menggunakan mesin satu silinder, dua langkah atau 2-tak dengan kapasitas sekitar 115 cc.

 

Mesin berpendingin udara tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 15,2 PS pada 8.500 rpm, dengan torsi sekitar 13,2 Nm pada 8.000 rpm berdasarkan sejumlah data spesifikasi yang dipublikasikan.

 

 

Sementara Yamaha RX-King menggunakan mesin 2-tak satu silinder berkapasitas aktual sekitar 132 cc, yang kerap dipasarkan dengan sebutan 135 cc.

 

Tenaganya berada di kisaran 18 PS, dengan torsi sekitar 15 Nm, bergantung pada versi dan data spesifikasi yang digunakan.

 

Perbedaan kapasitas mesin ini membuat RX-King mempunyai potensi performa lebih besar dibandingkan RX-Special.

 

Namun, karakter mesin keduanya tetap memiliki ciri khas motor 2-tak Yamaha, yaitu respons tenaga yang terasa kuat ketika putaran mesin meningkat.

 

3. Desain RX-Special Lebih Klasik, RX-King Lebih Agresif

Dari segi tampilan, kedua motor ini mempunyai identitas yang mudah dibedakan.

 

Yamaha RX-Special mengusung desain klasik dengan tangki bahan bakar yang lebih membulat dan bagian depan menggunakan half fairing.

 

Bentuk lampu dan bodinya mencerminkan gaya sepeda motor Jepang pada awal dekade 1980-an.

 

Sementara RX-King hadir dengan tampilan lebih berotot. Tangki bahan bakarnya memiliki bentuk lebih tegas, dipadukan dengan bodi samping dan desain lampu yang memberikan kesan motor sport lebih gagah.

 

Perbedaan tersebut membuat keduanya memiliki penggemar masing-masing.

 

 

RX-Special lebih menarik bagi mereka yang menyukai desain klasik, sedangkan RX-King mempunyai daya tarik tersendiri bagi penggemar motor sport dengan tampilan agresif.

4. Bagaimana Perbandingan Kenyamanannya?

Untuk urusan kenyamanan, RX-Special dan RX-King mempunyai karakter berkendara yang tidak sepenuhnya sama.

 

RX-Special menawarkan bentuk motor yang relatif ramping dan sederhana. Karakter tersebut membuatnya menarik bagi pengendara yang menyukai motor sport klasik dengan dimensi tidak terlalu besar.

 

RX-King memiliki postur yang terasa lebih berisi, terutama pada bagian tangki dan bodinya.

 

Namun, menentukan motor mana yang lebih nyaman tidak cukup hanya berdasarkan tampilan.

 

Kondisi suspensi depan, sokbreker belakang, jok, posisi setang, tinggi pengendara, serta kondisi rangka sangat memengaruhi kenyamanan kedua motor yang usianya sudah puluhan tahun tersebut.

 

 

Karena itu, bagi calon pembeli motor bekas, kondisi unit sebaiknya menjadi pertimbangan utama.

5. Perbedaan Teknologi dan Perlengkapan

Sebagai motor yang hadir pada periode berbeda, RX-Special dan RX-King juga memiliki perbedaan dalam pengembangan teknis.

 

RX-Special mempertahankan karakter motor sport 2-tak klasik dengan sistem pengabutan bahan bakar menggunakan karburator.

 

RX-King generasi pertama juga menggunakan karburator, tetapi dengan kapasitas mesin dan konfigurasi yang berbeda.

 

 

Pada RX-King generasi kedua, Yamaha menghadirkan pembaruan berupa Air Induction System (AIS) untuk membantu menekan emisi gas buang.

 

Teknologi tersebut menjadi salah satu pembeda RX-King generasi kedua dari generasi sebelumnya.

 

Meski demikian, keduanya tetap mempertahankan karakter utama berupa mesin 2-tak berpendingin udara. (sls)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Yamaha RX-Z vs RX-King, Sama-Sama 135 cc tetapi Karakter Mesinnya Berbeda

Yamaha RX-Z vs RX-King, Sama-Sama 135 cc tetapi Karakter Mesinnya Berbeda

Yamaha RX-Z vs RX-King, dua motor 2-tak legendaris dengan mesin sekitar 135 cc. Simak perbedaan performa, desain, transmisi, dan sejarahnya di Indonesia.

Yamaha RX-K, Pendahulu RX-King yang Kalah Populer

Yamaha RX-K, Pendahulu RX-King yang Kalah Populer

Yamaha RX-K 135 merupakan pendahulu RX-King di Indonesia. Mengenal sejarah, desain klasik, mesin 2-tak, dan alasan motor ini mulai langka.

Yamaha RX125, Motor 2-Tak yang Kalah Populer dari RX-King, Padahal Hadir Lebih Dulu

Yamaha RX125, Motor 2-Tak yang Kalah Populer dari RX-King, Padahal Hadir Lebih Dulu

Mengenal Yamaha RX125, motor 2-tak 123 cc yang hadir sebelum RX-King. Simak spesifikasi, sejarah, dan alasan RX125 kalah populer.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer