Beranda Microsite PGN Bupati Berharap, Pipa Gas PGN Naikkan Investasi

Bupati Berharap, Pipa Gas PGN Naikkan Investasi

0
Bupati Berharap, Pipa Gas PGN Naikkan Investasi
INFRASTRUKTUR GAS : PT PGN terus membangun infrastruktur jaringan gas di berbagai wilayah di Indonesia. (ISTIMEWA)

UNGARAN–Pemkab Semarang berharap proyek pembangunan depo dan instalasi jaringan pipa gas turut berdampak pada peningkatan nilai investasi di Kabupaten Semarang. Karena itulah, Bupati Semarang, Mundjirin akan terus mendorong supaya sosialisasi dan pembangunan jaringan pipa yang rencananya akan direalisasikan pada 2019 mendatang, bisa dipercepat.

“Dengan adanya jaringan pipa gas, kami harapkan investasi dan pembangunan di Kabupaten Semarang semakin tumbuh dari tahun ke tahun,” ujar Mundjirin, Jumat (8/12) kemarin.

Seperti diketahui, proyek pembangunan depo beserta instalasi jaringan pipa gas di Kabupaten Semarang rencananya akan dilanjutkan pada 2019 mendatang. Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro mengatakan jika rencana tersebut sudah disampaikan PT Gas Negara (PGN).

Bahkan, PT PGN telah menyampaikan paparan awal ke Bupati Semarang pada April 2013 silam. “Katanya hendak direalisasikan pada akhir 2018 atau awal 2019. Tetapi sebenarnya PGN siap mendukung pemenuhan energi pengganti listrik maupun minyak,” katanya.

Kondisi begitu, lanjutnya, apabila nantinya di Kabupaten Semarang ada perusahaan yang memerlukan energi selain listrik dan minyak untuk mendukung produksi, akan ditindaklanjuti dengan membangun depo gas di suatu tempat.

Sukendro menjelaskan, secara teknis gas dari depo yang dibuat bakal diteruskan ke perusahaan yang membutuhkan pipa jaringan panas bumi tersebut. “Bisa juga dari depo gas, ada sarana truk yang membantu distribusi. Prinsipnya apabila ada perusahaan yang meminta pasokan gas, akan dilayani PGN,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, dalam hal ini PT PGN mempunyai rencana membangun depo berikut jaringan instalasi pipa gas bertekanan sepanjang 34 kilometer di Kabupaten Semarang. Sebagai contohnya, PT PGN hendak membangun jaringan pipa gas ke wilayah perumahan terlebih dahulu sebelum membangun jaringan ke wilayah kawasan industri.

Terkait dengan harapan nilai investasi meningkat, Sukendro menambahkan Pemkab Semarang memprioritaskan investasi padat karya. Hal itu dikarenakan bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Semarang.

Saat ini, ada lima kawasan di Kabupaten Semarang yang sudah disiapkan untuk industri. Di antaranya Kecamatan Bawen, Pringapus, Susukan, Tengaran, dan Kecamatan Kaliwungu. “Itu sudah diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2011. Pada kawasan yang dimaksud, lahannya datar atau hamparan, cari air mudah, dilintasi jalur listrik, hingga diapit jalan nasional dan jalan tol,” ujarnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.