Launching Posbindu Avicena, Balkesmas Ambarawa Optimalkan Deteksi Dini PTM bagi Para Karyawan

67
Posbindu PTM Balkesmas Wilayah Ambarawa, siap melakukan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). (ist)

RADARSEMARANG.ID, AMBARAWA – Sebagai upaya mendorong peran serta masyarakat, yang bersifat promotif dan preventif, dalam kegiatan deteksi dini, monitoring dan tindak lanjut dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) secara mandiri dan berkesinambungan, Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Ambarawa, pada Jumat lalu (11/10/19) melaunching Pos PembinaanTerpadu (Posbindu) PTM dengan nama Avicena. Launching Posbindu PTM Avicena ini diresmikan langsung Kepala Balkesmas wilayah Ambarawa, dr. Riptieni Tri Lutiarsi., SKM, M.Kes, didampingi pejabat struktural dokter Atin, dokter Irma, dan Suhardi.

“Pemberian nama Avicena ini mempunyai makna dan filosofi tersendiri, kami memilih Avicena karena Avicena merupakan Bapak Kedokteran Modern yang mempunyai intelektualitas dan produktivitas yang sangat tinggi yang dibuktikan dengan bukunya yang berjumlah lebih dari 400 buah. Avicena juga merupakan akronim dari Aman, Visioner, Cerdas, dan Berdaya Guna.” Ungkap dr. Riptieni dalam sambutannya.

Dia berharap, Posbindu PTM Avicena ini dilaksanakan sesuai prosedur yang aman, selalu mengedepankan kemajuan iptek, dilaksanakan oleh petugas yang cerdas dan kompeten, sehingga Posbindu Avicena memberikan manfaat bagi kesehatan para peserta.

“Kegiatan deteksi dini dan monitoring faktor risiko PTM meliputi merokok, kurang konsumsi sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, pengukuran berkala Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, tekanan darah, Arus Puncak Ekspirasi (APE) dan pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol total, trigeliserida, pemeriksaan klinis payudara, pemeriksaan lesi pra kanker dengan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), kadar alkohol dalam darah, tes amfetamin urin, serta potensi terjadinya cedera” jelas Kepala Balkesmas wilayah Ambarawa ini.

Kepala Balkesmas Wilayah Ambarawa, dr. Riptieni Tri Lutiarsi.,SKM, M.Kes, menambahkan Posbindu PTM dilaksanakan dengan 5 tahapan layanan atau meja, namun dalam situasi kondisi tertentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan bersama. Kegiatan tersebut berupa pelayanan deteksi dini, monitoring terhadap faktor risiko penyakit tidak menular dan tindak lanjut dini seperti konseling serta rujukan.

“Balkesmas Ambarawa telah menerapkan sistem 5 meja, yaitu meja 1 pendaftaran, meja 2 deteksi dini faktor risiko, meja 3 pemeriksaan IMT, meja 4 pemerikaaan tekanan darah dan lab sederhana, serta meja 5 konseling dan rujukan” terangnya.

Kegiatan Posbindu PTM pada dasarnya merupakan kegiatan milik masyarakat yang dilaksanakan sepenuhnya dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Instansi kesehatan pun wajib berperan dalam hal pembinaan Posbindu PTM dan menerima pelayanan rujukan dari Posbindu PTM di wilayah kerjanya karena pada prinsipnya kegiatan Posbindu PTM mencakup upaya promotif dan preventif, maka di dalam kegiatan Posbindu PTM tidak mencakup pelayanan pengobatan dan rehabilitasi.

“Posbindu PTM Avicena akan dilaksanakan secara rutin oleh Balkesmas Ambarawa, hal ini dilakukan sebagai wujud peran aktif Balkesmas Ambarawa dalam menjamin kesehatan para karyawan. Deteksi dini faktor risiko secara rutin akan mencegah terjadinya PTM. Bersama Posbindu Avicena, seluruh karyawan akan merasa terjamin kesehatannya dan agar dapat mewujudkan masa tua yang nikmat” pungkas dr. Riptieni Tri Lutiarsi.,SKM, M.Kes. (sls/ap)