
RADARSEMARANG.ID, MAGELANG - Komunitas Sosial Teatrikal menggelar monolog mengangkat lakon “Dariah Lengger Lanang.” Acara berlangsung pada Minggu (8/12) di Padepokan Gubug Kebon di Dawung, Banjarnegoro, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Pertunjukan ini difasilitasi oleh Kementerian Kebudayaan yang berafiliasi dengan Lab Indonesiana — Dapur LTC 2024. Naskah monolog yang ditulis Gepeng Nugroho tersebut menceritakan kesetiaan Sadam terhadap tarian lengger yang berasal dari Banyumas Jawa Tengah.
Keinginannya untuk menjadi penari lengger menghadapi penolakan keras dari keluarganya. Namun, jiwa Sadam bergejolak memutuskan untuk tetap setia mencintai lengger dan menanggalkan identitas lamanya.
Sehingga melahirkan kembali dirinya sebagai Dariah, seorang lengger lanang (laki-laki) yang menari dalam keindahan dan keanggunan perempuan.
Melalui Dariah, ia menemukan kebebasan, meskipun harus menghadapi stigma, cemooh, dan risiko besar. Alfian Darmawan berperan utama sebagai Sadam. Dengan disutradari Kiki Maundri.
Karya ini tidak hanya mengangkat isu trangender. Tetapi mengungkap fenomena lengger dengan pendekatan tradisi sosiokultural yang dikemas dalam pertunjukan bertata artistik dan visual secara holistik.
Ahmad Solekhan, produser acara, berharap karya ini tidak hanya dinikmati oleh kalangan seniman maupun pegiat seni, namun bisa diterima oleh masyarakat secara umum. (lis)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

