Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nepal Van Java Tutup Selama Lebaran, Buka Lagi 13 April 2024, Segini Harga Tiket Masuknya

R

 

Nepal Van Java, destinasi wisata alam di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. ROFIK SYARIF G P/JAWA POS RADAR SEMARANG
Nepal Van Java, destinasi wisata alam di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. ROFIK SYARIF G P/JAWA POS RADAR SEMARANG

 


Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Salah satu destinasi wisata di Magelang yang bisa dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran yakni Nepal Van Java.

Destinasi ini berada di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Destinasi ini berupa perkampungan penduduk yang berada di lereng Gunung Sumbing yang mirip perkampungan di Nepal.

Advertisement

Pengelola pun menyatakan kesiapan menyambut wisatawan pada libur Lebaran. Namun, untuk berlibur di Nepal Van Java pada momen libur lebaran baru bisa dilayani Sabtu (13/4).

Kepala Dusun Butuh, Lilik Setiyawan mengatakan, untuk Nepal Van Java libur pelayanan pengunjung pada Senin (8/4) sampai Jumat (12/4). Kemudian, pelayanan untuk wisatawan dibuka mulai, Sabtu (13/4).

“Awal Lebaran, kami (libur) untuk melestarikan dan menghormati ada tradisi perayaan Idul Fitri. Hal ini tentunya untuk orang desa sehari nggak cukup,” kata Kepala Dusun Butuh, Lilik Setiyawan.

Advertisement

Kemudian pelayanan bagi wisatawan dibuka mulai, Sabtu (13/4). Untuk tiket selama libur Lebaran tetap sama yakni Rp 10 ribu dan jasa ojek keliling dusun Rp 35 ribu.

Bagi wisatawan dari luar kota yang datang menuju kawasan lereng Gunung Sumbing ini, Lilik memberikan tips. Baik ini menyangkut kendaraan bermotor maupun persiapan bagi pengunjung.

“Tipsnya seperti biasa, yang paling utama persiapkan kendaraan baik roda dua atau roda empat harus dengan kondisi fit juga untuk pengunjung. Kemudian sebaiknya memakai pakaian hangat/jaket karena cuaca dingin,” ujar Lilik.

“Ada tips khusus bagi para pengendara, ada jalan alternatif aman bagus dan lebar yaitu naik lewat Desa Sukomakmur baru arah Nepal Van Java. Yang mana untuk jalan di wilayah Desa Sukomakmur baru diperbaiki 3 bulan lalu,” katanya.

Kemudian untuk jalur utama melalui Desa Temanggung, kata Lilik, masih masih rusak, sempit dan nanjak.

“Jadi berbahaya bagi yang tidak terbiasa mengendarai di wilayah pegunungan,” ujar dia. (rfk/bas)

Advertisement
Editor : Baskoro Septiadi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sarif Kakung: Perkuat Kapasitas Pengelolaan Desa Wisata di Jawa Tengah 

Sarif Kakung: Perkuat Kapasitas Pengelolaan Desa Wisata di Jawa Tengah 

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah

Sarif Kakung: Pembangunan Pariwisata harus Berorientasi Ekonomi Daerah dan Masyarakat

Sarif Kakung: Pembangunan Pariwisata harus Berorientasi Ekonomi Daerah dan Masyarakat

ekonomi yang dihasilkan bagi daerah dan masyarakat.

Wikabalung Bukti Gagasan Cerdas Desa Membangun Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi

Wikabalung Bukti Gagasan Cerdas Desa Membangun Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi

Kawasan Perdesaan Wikabalung kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun pariwisata berbasis masyarakat melalui penyelenggaraan Gebyar Wikabalung 2026 yang berlangsung pada 14–28 Juni 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer