Beranda Fashion Tak Mau Terus Berada di Zona Nyaman jadi Alasan Ayana Lulus dari JKT48

Tak Mau Terus Berada di Zona Nyaman jadi Alasan Ayana Lulus dari JKT48

0
Tak Mau Terus Berada di Zona Nyaman jadi Alasan Ayana Lulus dari JKT48

JawaPos.com – Member generasi pertama JKT48 kembali berkurang setelah Ayana Shahab mengumumkan kelulusannya pada Minggu (16/6). Kapten Tim T yang akrab disapa Achan itu menyampaikan kelulusan usai pertunjukan teater Te wo Tsunaginagara (Sambil Menggandeng Erat Tanganku) di Teater JKT48 mall FX Sudirman.

Ada beberapa hal yang belum diungkap Ayana terkait keputusannya meninggalkan JKT48. Rabu (19/6), JawaPos.com berkesempatan untuk bertanya kepada Ayana mengenai kelulusannya. Berikut wawancara khusus dengan gadis berusia 22 tahun itu:

Apa alasan untuk graduate di usia yang muda karirmu di JKT48 sedang bagus?
Alasan graduate karena aku ingin liat dunia yang lebih luas. JKT48 itu zona nyaman aku yang selalu menjadi tempat terbaik. Tapi aku harus melangkah ke depan untuk mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang lebih banyak untuk masa depanku.

Kapan kamu mulai mempertimbangkan untuk graduate dari JKT48?
Aku mulai berpikir untuk graduate saat Senbatsu Sousenkyou mendapat nomor 2 (pengumuman hasil pada 22 April 2017).

Kenapa dengan momen itu?
Agar semua orang dapat ingat sama aku.


Apa alasan khusus mengumumkan kelulusan di teater dan tidak menunggu pertunjukan khusus?

Sebenarnya aku yang minta ke manajemen untuk ngumumin graduate saat perayaan ulang tahun. Karena di hari itu banyak orang spesial bagi aku yang datang. Jadi, aku memutuskan untuk ngumumin di seitansai (perayaan ulang tahun) aku.

Setelah lulus, kamu akan ke mana? Apakah tetap di dunia hiburan?
Untuk itu aku belum tahu sih. Tapi, yang paling difokusin saat ini tetap pada kuliah.

Kira-kira kapan last show kamu di teater dan apakah sudah ditentukan ada pertunjukan perpisahan di luar teater?
Kalau untuk itu, ditunggu saja info dari manajemen hehehe.

Apakah Sonia Natalia otomatis menggantikan posisimu?  
Siapa yang akan menggantikanku belum  ditentukan. Aku dan manajemen sedang berpikir, kira-kira siapa yang pantas memimpin Tim T. Yang pasti, kami akan memilih yang terbaik.

Kamu meninggalkan Tim T ketika berhasil meyakinkan penggemar agar tidak dipandang sebelah mata dan sukses saat Request Hour 2019. Apa harapan kamu ke Tim T selanjutnya?
Aku harap Tim T makin banyak di kenal sama orang. Nggak dibanding-bandingin lagi sama kakak-kakaknya. Aku ingin agar fans JKT48 nggak melihat Tim T dengan sebelah mata lagi. Aku ingin penggemar menghapus mindset kalau Tim T itu jelek. Itu penting, karena kalau di mindset sudah jelek, kami mau ngelakuin apa juga, kalian (fans) akan menilai jelek.

Jadi, tolong hargai usaha Tim T juga. Kami juga ikut berjuangan untuk JKT48. Tetapi, Tim T juga harus terus berlatih keras ya. Jangan pernah putus asa.

Apa yang perlu digenjot lagi dari Tim T untuk menjadi yang terbaik di JKT48. Modal apa yang kamu rasa kuat ada di Tim T?
Banyak member yang masih muda dan semangat banget. Itu kekuatannya. Jadi, yang aku rasa, Tim T itu paling kuat di energinya.

Dengan graduate-nya kamu, generasi pertama tinggal 4 orang. Yakni, Gaby, Beby, Sonia, dan Frieska. Apa harapan kamu ke mereka?
Aku percaya mereka selalu kasih yang terbaik. Harapan aku, walaupun sudah hampir 8 tahun, jangan pernah menurunkan kualitas.

Bisa disebutkan momen yang tidak akan kamu lupa selama di JKT48?
Sudah pasti chant Ayana Ayana saat lagu Heart Gata Virus (Virus Tipe Hati). Lalu, konser buah-buahan saat masih di Tim J. Konser bareng AKB48 di Tokyo Dome juga.