alexametrics

Bunga Karnivora Pembawa Rezeki

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Beragam bunga karnivora terpajang di halaman rumah Ariyanto, warga Dusun  Sembungan, Banjarejo, Kaliangkarik, Kabupaten Magelang. Sejak 2019 ia menjadi seorang kolektor bunga pemakan serangga ini. Sekarang ia membudidayakan bunga tersebut dan menjualnya.

Ditemui oleh Jawa Pos Radar Semarang, Ariyanto bercerita, tertarik mengoleksi bunga karnivora karena ada teman yang menanam bunga tersebut. Awalnya ia diberi bunga karnivora oleh temannya. Lalu dirawat dengan baik.  Ternyata pertumbuhannya bagus. Bunga tersebut cocok dengan udara lembab di Kaliangkrik.

“Awalnya saya dikasih oleh teman di daerah Muntilan, Magelang. Dia merasa kurang cocok untuk berbudidaya tanaman ini, karena suhu udara di Muntilan kurang lembab. Akhirnya tanamannya saya borong,” kata Ariyanto.

Baca juga:  Bertanam Bonsai Butuh Keahlian, Bisa Dibanderol Rp 35 Juta

Bunga karnivora itu unik. Tidak sekadar indah, namun bisa memakan berbagai serangga kecil. Di rumahnya ia mengoleksi beberapa bunga karnivora seperti kantong semar, venus flytrip, drosera.

Untuk merawat bunga karnivora butuh ketelatenan. Harus memastikan bunga tersebut memperoleh cahaya matahari dan air yang cukup. Ariyanto mengawinkan silang jenis bunga karnivora yang berbeda. Untuk menghasilkan jenis baru yang unik.

Dulu, Ariyanto menganggap mengoleksi bunga karnivora sekadar hobi belaka. Bahkan ia sering membagikan bunga tersebut secara gratis kepada teman-temannya. Sering berjalannya waktu hobi itu justru menjadi rezeki. Ariyanto mulai melihat peluang ekonomi dari bunga karnivora.

“Ada teman yang bilang, dijualbelikan saja, karena pasarannya bagus. Akhirnya mulai saya jual,” jelas pria 26 tahun ini. Ariyanto memasarkan bunga karnivora lebih banyak secara daring. Baik lewat Facebook, Shopee maupun Tokopedia.

Baca juga:  Koleksi Sejak SMA, Pernah Dapat Keris Jalak Budha Seharga Rp150 Juta

Dalam sebulan, ratusan bunga karnivora terjual. Ia mematok harga mulai Rp 10 ribu sampai Rp 500 ribu. Tergantung ukuran dan keunikannya.

Mayoritas pembeli dari daerah Jakarta dan Sumatera. “Kalau wilayah Magelang malah tidak banyak,” katanya.

Saat ini Ariyanto fokus membudidayakan dan menjual bunga karnivora. Karena telah menjadi pekerjaan utamanya. “Dulu saya kerja di hotel. Tahun 2020 keluar. Fokus ke budidaya dan jual beli bunga karnivora,” pungkasnya. (man/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya