alexametrics

Komunitas Marvel Semarang, Pernah Terima Order Cosplay dari Jepang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Awalnya sebatas hobi, namun siapa sangka sekumpulan ‘superhero’  yang tergabung dalam Komunitas Marvel Semarang, ini justru mendapatkan pundi pundi rupiah melalui cosplay.

Masyarakat Semarang, khususnya pecinta superhero Marvel pasti pernah melihat karakter Spiderman, Ironman, Captain America, Deadpool, Loki, Thor, Black Panter, dan lainnya ‘berkeliaran’ di Kota Lumpia. Khususnya di area bioskop maupun ruang publik.

Ya, mereka adalah sekumpulan cosplayer yang tergabung dalam Komunitas Marvel Semarang. Komunitas ini bermarkas di Perumahan Greenwood, Jalan Taman Marigold. Anggotanya 30 sampai 50-an. Selain untuk menyalurkan hobi, komunitas ini, juga bertujuan meramaikan film-film besutan Marvel Cinematic Universe (MCU) yang tayang di bioskop.

Ketua Hocer, Syavreza Naza, mengatakan, Komunitas Marvel Semarang berdiri sejak Avenger pertama, tepatnya 2012 silam. Awalnya membuat kostum hanya untuk menyalurkan hobi. Kostum yang dikenakan hasil desain sendiri.  Pembuatannya sendiri membutuhkan waktu yang relatif. Tergantung pada tingkat kesulitan karakter superhero. Paling cepat memakan waktu dua hari. Pernah juga membuat paling lama satu bulan. Seperti membuat kostum Ironman, yang memang membutuhkan kedetailan. Sampai saat ini, Komunitas Marvel Semarang memiliki 30 kostum.

Baca juga:  Menilik Penangkaran Binturong di Semarang, Diminati Hobies hingga Artis

“Kostum kami pakai ketika ada acara tertentu. Kami juga ikut berpartisipasi dalam acara Indonesia Comin-Con,” ujarnya.

Komunitas ini juga sering mengenakan cosplay saat nobar film marvel di bioskop. Tentunya kehadiran mereka menambah daya tarik penonton lain, utamanya pecinta MCU. Tak jarang mereka diajak foto bersama.

Anggota Komunitas Marvel Semarang mengenakan cosplay menghibur pengunjung bioskop. (Istimewa)

Eksistensi Komunitas Marvel Semarang, membuat mereka kerap mendapat tawaran job. Mulai acara pesta hingga kegiatan sosial. Seperti saat Polrestabes Semarang mengajak mereka menyosiasilasikan protokol kesehatan. Membagikan masker untuk masyarakat.

Kreativitas para anggota dalam membuat kostum superhero pun dilirik konsumen. Mereka akhirnya menerima pesanan pembuatan cosplay superhero marvel.

Rupayanya antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pembelinya sampai luar daerah. Seperti Jakarta, Kalimantan. Bahkan ada yang dari Jepang. Harga cosplay tentu variatif. Tergantung tingkat kesulitannya. Mulai harga Rp 1 juta hingga Rp 8 juta.

Baca juga:  Pemugaran Makam KH Sholeh Darat Dirancang Ramah Disabilitas

Tidak sekadar kostum, komunitas ini juga menjual pernak pernik karakter Marvel. Seperti boneka, pajangan, gantungan kunci. Pokoknya semua yang berhubungan dengan Marvel.

Komunitas ini juga mendapatkan penghasilan dari acara bioskop dengan sistem feedback. Jadi bioskop mengundang media dan mereka akan mendapatkan tiket premier untuk menonton film marvel terbaru. Dari penghasilannya akan dialokasikan untuk pembuatan kostum dan pengembangan komunitas.

“Karena kostum marvel itu ikonik, tidak jarang juga kita dipanggil dalam suatu acara. Mengisi acara itu kadang seminggu bisa 3-4 kali sebelum pandemi,” terangnya.

Namun selama pandemi berlangsung, pemasukan mulai menurun dan mengandalkan swadaya.“Sekarang pandemi jadi kami tidak pernah lagi mengisi acara,“ ungkap Syavreza. (mg6/mg7/zal)

Baca juga:  UIN Walisongo Teguhkan Moderasi Beragama

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya