alexametrics

Sudah Berumur Tapi Semangat Gowes

Community Biker Ex-Giant (Cobex) Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Usia boleh sudah lebih dari setengah abad. Tapi semangat untuk menganyuh pedal sepeda tidak pernah berkurang. Semangat ini ada di jiwa para anggota klub gowes Community Biker Ex-Giant (Cobex).

Cobex diinisiasi oleh Eko Sumadi, Yuni, dan Heni. Berawal dari tiga orang tersebut, kini Cobex memiliki 45 anggota yang berasal dari warga Kecamatan Pedurungan. Mayoritas anggota Cobex berumur di atas 50 tahun, bahkan ada yang mendekati 70 tahun.

“Jika ada yang ingin gabung dengan kita ya boleh aja, kita buka untuk umum. Paling, kita hanya ada iuran Rp 5 ribu setiap bulan untuk seragam supaya ada identitas. Sekarang kita sudah punya seragam gowes warna hijau, pink, biru, merah, dan rencana ungu,” tutur Yuni.

Anggota Cobex mayoritas adalah pensiunan. Ada dari BUMN, pariwisata, camat, lurah dan lainnya. “Meskipun sudah berumur, kami tetap giat olahraga supaya sehat, utamanya di saat pandemi Covid-19. Mencari sehat di saat pandemi,” tambahnya.

Klub ini dinamai Cobex karena titik start gowes mereka dari depan Superindo Tlogosari yang dulunya adalah Giant. “Jadi Ex-Giant karena Giantnya sudah diganti Superindo makanya ada ex-nya,” jelas Eko Sumadi.

Klub ini berdiri sejak 3 Maret 2020 silam. Rutin gowes setiap Rabu dan Sabtu. Meskipun sudah lansia, para anggota Cobex sudah melewati banyak tempat dengan jarak yang lumayan jauh. Titik finish mereka antara lain di Kota Lama, Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Madyo Mangunkarso Jalan Wolter Monginsidi (Masjid Panut), Kampung Batik, Lawang Sewu, Pelabuhan Tanjung Mas dan lainnya. Pelabuhan Tanjung Mas adalah rute terjauh dari titik start yang pernah mereka lewati di Kota Semarang.

Bahkan, mereka pernah juga gowes ke luar kota. “Kami juga pernah gowes di luar kota, ke Malioboro. Prambanan juga pernah, kita start dari Jatinom. Start gowesnya tidak dari Superindo Tlogosari dong kalau pas luar kota, menyesuaikan dekat finish,” ujarnya. Adapun motto dari klub gowes Cobex adalah sehat bersama dengan lansia, seduluran saklawase.

Di antara sekian banyak rute yang pernah mereka lewati, tidak semua rute berjalan lancar. Yuni pernah jatuh dan mengalami cedera. “Saya kan sebenarnya baru belajar sepeda, awalnya saya belum bisa bersepeda, nah karena waktu itu masih baru, saya sempat jatuh sampai celana sobek dan cedera ringan. Tapi saya tetap lanjutkan gowes karena olahraga biar sehat dan saya merasa senang gowes ramai-ramai,” jelas Yuni. (cr1/ton)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya