alexametrics

Tantangan Rute Long Ride Bikin Ketagihan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Rute long ride dan view pegunungan menjadi primadona bagi para goweser. Selain terdapat tantangan, ada rasa kesenangan tersendiri ketika berhasil melaluinya. Itu dirasakan Intan Dwi Hartati.

Intan Gugek, sapaan akrabnya, menyukai dunia gowes sejak enam bulan lalu. Bermula dari ketertarikannya dengan rute long ride dan view pegunungan, membuat Intan Gugek ketagihan bersepeda. Bahkan, dia telah berhasil menaklukkan ketinggian Kopeng, Ungaran, Bandungan, Salatiga, Ambarawa.

“Saya pilihnya daerah adem dan track long ride. Itu membuat saya tertantang untuk terus bersepeda,” ujar wanita asal Semarang ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Biasanya, Intan Gugek melakukan aktivitas gowesnya ketika weekend. Dia pun tak sendiri. Bersama teman-teman gowesnya, Intan Gugek menaklukan daerah ketinggian di Jawa Tengah. Pada weekday juga, Intan Gugek tetap melakukan gowes. Namun, itu dilakukannya hanya berkeliling Kota Semarang saja.

Baca juga:  Sepeda Robot Menolak Punah

“Saya suka tantangan sebenarnya. Dan suka view daerah atas. Jadi kalau mau rute menanjak harus ngeluangin waktu di weekend itu,” katanya.

Sebenarnya, kegemaran Intan Gugek bersepeda di track ketinggian ini untuk mencapai kesenangan hati saja. Dia tidak bermaksud untuk menjadi yang paling kuat dalam bersepeda. Itu karena, setelah menyelesaikan track, Intan Gugek bisa menikmati hamparan pemandangan dari ketinggian. Itu juga yang menjadi bayaran setelah menyelesaikan tantangan.

“Kepuasan rasa senang itu bayarannya. Kalau capek ya mesti ada. Tapi kalah sama keinginan menaklukan track ketinggian itu,” jelasnya.

Adapun rute terjauh yang ditempuh Intan Gugek yakni ketika mengikuti event gowes Joglosemar. Diakuinya, rute tersebut cukup menantang karena jaraknya yang lumayan jauh. Dia juga membutuhkan waktu dua hari untuk sampai ke Semarang lagi. “Pas malamnya stay dulu di Jogja. Terus paginya lanjut gowes balik ke Semarang,” ungkap ibu satu anak ini.

Baca juga:  Sudah Berumur Tapi Semangat Gowes

Tak hanya itu, Intan Gugek juga sering mendapat challenge dari teman-temannya untuk menaklukan ketinggian. Seperti beberapa waktu lalu, dia mendapat challenge untuk menaklukkan ketinggian Kopeng. Dia sempat berpikir, untuk apa sih capek-capek nggowes? Tetapi hal itu bisa ditepisnya karena sudah teramat cinta dengan bersepeda. “Pernah mikir, buat apa sih susah-susah ngelakuin challenge itu? Tapi kan setelahnya ada kepuasan dan view pemandangan yang bikin seneng. Itu yang membuat saya terus bersemangat dan nagih,” tuturnya.

Bagi Intan Gugek, bersepeda membuatnya happy dan menjadi sarana healing tersendiri. Karena bersepeda tidak hanya menggowes saja, Intan Gugek bisa mendapat banyak teman dan menjalin relasi. Adapun keluarganya juga mendukung dengan aktivitasnya.

Baca juga:  Gowes Berkebaya, Wakil Wali Kota Semarang Melarisi Pedagang Johar

“Anak saya juga dukung. Katanya ‘yang penting mami bahagia dan gak ganggu kerjaan’. Saya seneng juga kalau anak saya seneng,” katanya.

Sejak suka bersepeda, kemanapun Intan Gugek pergi harus membawa sepeda di mobilnya. Bahkan wanita yang juga suka traveling ini, memilih daerah traveling yang juga bisa dilakukannya untuk bersepeda. “Biar bonusnya dua kali lipat,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Intan Gugek berpesan, untuk goweser pemula tidak perlu memaksakan diri dalam bersepeda. Apalagi dengan track pegunungan, hendaknya sering latihan saja. “Jangan dipaksain kalau belum mampu track menanjak gitu. Dan dengan bersepeda ini saya jadi morning person. Karena dulunya susah banget kalau bangun pagi,” tandasnya. (dev/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya