alexametrics

Menjaga Kebersamaan dan Peduli Lingkungan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Pucang Argo Community (PAC) Minggoes salah satu komunitas sepeda yang cukup eksis. Selain menjaga silaturahmi antar warga, juga menjadi ajang peduli lingkungan. Dengan melakukan gerakan resik-resik, menjaga kelestarian lingkungan agar tidak semakin rusak.

Rutinitas gowes biasa dilakukan setiap minggu pagi. Mulai dari menyusuri jalan Demak, Semarang, Magelang, Prambanan hingga Yogyakarta. “Ini sengaja dibentuk sebagai ajang silaturahmi antar warga RW 25 di Pucang Argo,” kata Ketua Pucang Argo Community (PAC) Minggoes Budi Ismoyo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kegiatan gowes bareng menjadikan warga semakin akrab. Yang tidak kenal bisa kenal dan yang tidak suka berolahraga menjadi tertarik. Rasa guyub juga sudah dirasakan paling tidak dalam tiga tahun terakhir. “Sekarang sudah banyak yang ikut. Semua boleh gabung,” tambah warga Pucang Argo, Kecamatan Mranggen, Demak ini.

Baca juga:  Tak sekadar Bersepeda, Komunitas Diajeng Semarang Punya Misi Khusus

Anggotanya mayoritas bapak-bapak. Ada juga emak-emak yang ikut. Tetapi pihaknya terus mengajak agar semua warga bisa bergabung. Karena bisa guyub dan bisa bersama menjaga kesehatan. Apalagi di tengah pandemi, olahraga menjadi salah satu hal wajib yang harus dilakukan. “Kami rutin sepeda setiap minggu. Sambil jalan-jalan pagi dan berolahraga bersama,” ujarnya.

Kegiatan PAC Minggoes tidak hanya sebatas gowes. Olahraga seperti badminton, gerakan peduli lingkungan serta sosial menjadi agenda rutin. Sejak dibentuk 10 November 2017 lalu, berbagai kegiatan terus dilakukan. Gerakan peduli lingkungan dilakukan dengan resik-resik lingkungan dan menjaga kelestarian alam. Akhir tahun juga melakukan gerakan menanam 65 pohon trembesi di sepanjang Jalan Pucang Gading Raya, Pilang, Batursari, Kecamatan Mranggen, Demak. “Memang belum banyak tapi ini bentuk kepedulian kami untuk menjaga dan melestarikan lingkungan,” tambahnya.

Baca juga:  Sepeda Robot Menolak Punah

Sejumlah aksi sosial juga kerap dilakukan PAC Minggoes. Dengan uang pribadi, kerap kali membantu panti asuhan serta anggota yang membutuhkan. Tidak terkecuali dalam kondisi pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat besar bagi setiap lapisan masyarakat. “Meski tidak banyak tetapi kami akan terus berbagi. Ini untuk amal ibadah dan bersama membantu sesama,” kata Stefy Thenu anggota PAC Minggoes.

Rute gowes tetap dipilih yang aman dan nyaman. Langkah itu agar aktivitas gowes tetap berjalan dengan baik. Selain itu, safety adalah hal utama yang wajib diperhatikan sebelum gowes. Baginya keselamatan menjadi hal yang sangat penting. “Gowes harus terus dilakukan, karena ini sebagai salah satu olahraga yang bisa tetap dilakukan dan menjaga kebugaran tubuh,” tambahnya. (fth/zal)

Baca juga:  Gus Ami: ITS NU Jangan Silau Terhadap UI

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya