RADARSEMARANG.ID, - Lampion terbang merupakan warisan tradisi yang indah dan telah berlangsung sejak lama.
Pada awalnya, lampion terbang digunakan oleh militer Tiongkok kuno untuk mengirimkan sinyal dari jarak jauh.
Seiring berkembangnya jaman, saat ini lampion terbang telah menjadi populer dan digunakan dalam berbagai festival.
Salah satunya adalah Festival Lampion yang belum lama ini terjadi saat malam penutupan Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Festival Lampion tersebut merupakan salah satu momen yang paling dinantikan saat ribuan lampion terbang dilepaskan ke udara.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk membuat lampion terbang yang akan terurai habis setelah melayang di udara.
Nah, berikut ini adalah cara membuat lampion terbang yang ramah lingkungan dan akan terurai habis setelah melayang di udara.
Bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan;
1. Lem kertas
2. Penggaris
3. Cutter atau gunting
4. Kertas lilin atau kertas layangan
5. Tisu dapur
6. 2 lilin panjang
7. 2 Kawat besi (kawat blandrek)
8. Lidi bambu
9. Capitan dapur.
1. Membuat Lampion
Kertas lilin ideal untuk membuat lampion terbang karena ringan dan transparan.
Sebagai alternatifnya, Anda dapat menggunakan kertas layang-layang atau kertas mentega.
Potong 2 lembar kertas lilin yang lebih dari 2 kaki (sekitar 0,61 meter) panjangnya.
Anda akan memiliki lembar kertas yang lebih besar, lalu rekatkan ujung pendek kertas untuk membuat silinder lingkaran atau persegi dengan lidi bambu.
Lengkungkan lidi sehingga membentuk lingkaran atau persegi. Lalu gabungkan atau ikat lidi dengan potongan kecil kawat dan kemudian lilitkan.
Setelah itu, rekatkan lampion kertas dengan menggunakan lem pada lingkaran lidi bambu.
2. Membuat Rangka
Ukur dan potong sehelai kawat dengan panjang yang sama dengan keliling silinder kertas.
Bentuk kawat menjadi lingkaran dan rekatkan pada salah satu ujung silinder kertas.
Kemudian buat dua kawat tegak lurus di tengah lingkaran sebagai rangka lampion.
3. Menyiapkan Sumber Cahaya
Celupkan sepotong kain atau tisu dapur ke dalam lilin cair yang sudah dipanaskan pada wajan kompor.
Angkat secara perlahan kain atau tisu yang sudah terendam lilin menggunakan capitan dapur, lalu ikat pada bagian tengah kawat tegak.
Kain yang dicelupkan lilin akan menjadi sumber cahaya lampion. Lalu nyalakan kain yang dicelupkan lilin dengan korek api.
Biarkan lampion terbang melayang setelah Anda merasakan tarikan ke atas mengikuti hembusan angin.
Meski demikian, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan lantaran kertas lilin atau kertas layangan mudah robek.
Anda juga harus berhati-hati menyalakan api saat akan mengudarakan lampion terbang, dan pastikan menerbangkan lampion terbang berada di tempat terbuka.
Semoga bermanfaat ^_^.
Editor : Tasropi