alexametrics

Workout Mandiri Jangan Malam Hari

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Pandemi Covid-19 membuat aktivitas masyarakat terbatasi. Larangan berkerumun harus dipatuhi. Agar tidak membuat penyebaran virus menjadi tak terkendali. Kendati demikian, olahraga jangan ditinggalkan. Bisa tetap dilakukan di rumah.

Ruang yang semakin sempit dan menghindari kerumanan sering menjadi alasan masyarakat tidak berolahraga. Padahal itu mindset yang salah. Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) Muhammad Irfan menjelaskan olahraga penting dilakukan. Apalagi saat pandemi. Hal tersebut membuat badan menjadi bugar. Sehingga daya tahan tubuh kuat untuk melawan Covid-19. “Jadi ada tidak ada pandemi, olahraga harus tetap dilakukan,” ujarnya.

Meskipun begitu ia menyadari kegiatan olahraga tidak bisa seperti sebelumnya. Kebanyakan masyarakat biasa berkumpul di pusat olahraga seperti stadion dan lainnya. Perlu adanya adaptasi dengan kondisi saat ini. Mereka harus mulai mengubah gaya olahraga yang menghindari kerumunan.  “Sebisa mungkin dilakukan di rumah. Misalnya dengan workout,” lanjutnya.

Baca juga:  Batik Ecoprint, Hasilkan Kain Bermotif Alami dan Ramah Lingkungan

Banyak jenis olahraga yang bisa diterapkan di rumah. Ada olahraga dasar seperti sit up, push up, back up, squads. Ada pula olahraga ringan seperti jogging, jalan santai, hingga yoga. Semuanya bisa dilakukan sendiri.  Hanya saja, Irfan menyarankan lebih baik memiliki instruktur. Sehingga program olahraga yang dijalankan dapat lebih terarah.

“Jadi durasi, repetisi hingga jumlah berapa kali menjalankan olahraga bisa dikonsultasikan dengan instruktur,” katanya.

Namun jika memang tidak memiliki instruktur, masyarakat bisa belajar dari media sosial. Misal youtube dan lainnya. Saat ini banyak orang yang mulai membuat tutorial workout mandiri saat pandemi seperti ini.

“Tapi kembali lagi, cari situs yang berkredibel. Dan yang membuat memang praktisi olahraga profesional. Sebab jika mengikuti video salah justru malah bisa cedera,” katanya.

Baca juga:  Pelan Tapi Pasti, Trik Yoyo Terus Berkembang

Untuk idealnya workout dilakukan seminggu tiga kali. Tidak perlu runtut, boleh berselang sehari sekali. Hal ini penting agar tubuh terjaga. Sekaligus membiasakan untuk berolahraga.

Dan bagi masyarakat biasa, workout bisa dilakukan pagi atau sore hari. Sebelum atau sesudah pulang kerja. Dia mengingatkan jangan melakukan workout malam hari. Sebab waktu tersebut tubuh tengah beristirahat. Sehingga jika dipaksakan bukannya tubuh menjadi sehat, justru malah sakit. “Jangan samakan masyarakat biasa dan atlet. Atlet workout malam boleh karena dia dipantau oleh tim kesehatan khusus. Kalau masyarakat lebih baik tidur saja saat malam biar besok fresh untuk beraktivitas,” pungkasnya. (akm/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya