alexametrics

Tambah Romantis Berolahraga Bersama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Membangun chemistry atau kedekatan dengan pasangan tak perlu muluk-muluk. Cukup dengan berolahraga bersama. Hubungan akan semakin dekat.

Kedekatan emosional dan kekompakan terbangun ketika berolahraga bersama. Salah satu penyuka olahraga berpasangan, Jennie Alexa mengatakan, ia terbiasa melakukan olahraga bersama pasangannya. Rutin selama seminggu enam kali. Jennie akan lebih bersemangat berolahraga jika dilakukan bersama orang terkasih. Semangat untuk membentuk pola hidup sehat bertambah dua kali lipat.

“Lebih semangat pastinya dan bisa saling membantu antara satu sama lain,” kata perempuan berambut pirang itu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain bersemangat, berolahraga bersama juga tergolong hubungan yang sehat. Sebab, hubungan yang dibina adalah hubungan yang produktif. Bisa mengetahui kelebihan dan kelemahan pasangan ketika berolahraga. Ketika pasangan tidak bisa melakukan suatu gerakan, maka pasangannya akan membantu. Pun untuk melatih kerjasama.

Baca juga:  Temukan Passion di Kasidah

“Misalnya gerakan push up high five. Itu biasanya dilakukan kami untuk bagian siku dan tangan. Awalnya susah, karena harus seimbang. Tapi kita tahan,” katanya menambahkan.

Fitness couple atau berolahraga bersama sudah menjadi gaya hidup. Terlebih di saat pandemi Covid-19, pola hidup sehat harus diterapkan. Jennie berujar, berolahraga bersama bisa meningkatkan rasa percaya satu sama lain. Bahwa pasangan kita mampu melakukan suatu gerakan. Meski gerakan tersebut tergolong ringan maupun berat.

“Ada rasa saling percaya, bahwa kami mampu melakukannya berdua. Istirahat juga menjadi terkontrol, tidak malas-malasan. Ketika yang satu capek, yang satu menyemangati,” ungkap Jennie.

Realitanya, terkadang pasangan metropolitan disibukkan dengan rutinitas kerja. Mereka tidak ada waktu untuk berolahraga. Selain tak ada waktu, datang ke tempat gym menjadi kikuk. Terlebih jika datangnya sendirian. Karenanya, olahraga bersama pasangan sangat dianjurkan. Layak dicoba untuk meningkatkan hubungan menjadi dekat dan romantis.

Baca juga:  Burnout Bisa Menyerang Siapa Saja, Begini Cara Mengatasinya

“Itu pilihan. Dilakukan di tempat gym bisa, di outdoor juga bisa. Kalau di gym, saya terbiasa berlatih angkat beban bersama. Satu olahraga, satu megangin. Kita juga bisa sparing kecil-kecilan,” kata Jennie.

Meski begitu, berolahraga bersama tak ada gunanya jika tak menerapkan hidup sehat. Artinya, kebutuhan fisik terpenuhi, asupan juga harus seimbang dan sehat. Berolahraga bersama juga ada batasnya. Maksimal dua jam saja. Tidak usah berlama-lama. “Meski sebentar, itu sudah melatih otot. Baik upper maupun lower body. Makanan yang dikonsumsi harus diperhatikan. Wajib makan rendah kalori, sayur buncis, minum banyak, tidur yang cukup. Jangan terlalu capek.” (avi/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya