Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nasi Ulam Bunga Telang, Lambang Keberagaman dalam Makanan

Agus AP
Penulis: Agus AP❯
Nasi Ulam Bunga Telang yang memiliki simbol keberagaman. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Nasi Ulam Bunga Telang yang memiliki simbol keberagaman. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - Filosofi tentang persatuan dan keberagaman di Kota Semarang, diwujudkan dalam sebuah menu kuliner.


Advertisement

Namanya Nasi Ulam Bunga Telang. Dibuat dari campuran bunga telang yang memiliki manfaat bagi kesehatan.

Menurut informasi yang ada, bunga telang konon mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan antosianin.

Zat ini baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel saraf.

Advertisement

Manfaat lainnya adalah meringankan alergi, peradangan hingga menjadi obat diare.

"Nasi dimasak dengan sari bunga telang, sehingga warnya biru ke unguan. Warna ini sebagai simbol perdamaian, harmoni, persatuan, kebenaran, kepercayaan", kata Operational Manager Orange Brown Cafe Poppy Sriharwati.

Ia menjelaskan, bertema persatuan dalam keberagaman, menu ini disajikan di atas tampah.

Advertisement

Terdiri dari berbagai jenis lauk dan sayur serta nasi gurih bunga telang bewarna biru keunguan.

Selain itu, di dalam tampah juga disediakan berbagai menu khas jawa ataupun nusantara.

Misalnya sambel goreng ati, telur, ikan asin (gereh), ayam rempah, wortel, sayuran, sambel matah, serundeng.

Sementara cara menikmatinya pun sangat unik.

Semua menu, termasuk nasi bunga telang, diurap atau dicampur dengan semua lauk agar rata.

Aneka rasa gurih, manis asin, segar, kriuk inilah yang ditawarkan.

"Rasa manis, pedas, asin, gurih, segar, kriuk, melambangkan perbedaan dan keberagaman yang saling mendukung dan menguatkan. Tidak dominan pedas, asin, ataupun lainnya, jadi cocok dinikmati semua," bebernya.

Sebagai menu tambahan, juga disajikan sate buntel serta emping goreng sebagai penambah rasa.

Karena bisa dinikmati lima orang, Nasi Ulam Bunga Telang bisa dinikmati bersama kerabat dan sahabat, selalu dalam suasana guyub rukun penuh damai.

"Terlebih saat ini di bulan Ramadan nan suci, semoga menjadikan ibadah kita penuh berkah," jelasnya. (den/ton)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer