alexametrics

Kajian Tiap Jumat, Eks Lokalisasi Pangkalan Truk Banyuputih Batang Kini Jadi Pusat Keagamaan Batang

Majelis Taklim di Lembah Hitam (2-bersambung)

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Kompleks pangkalan truk Petamanan, Banyuputih, Batang dikenal sebagai prostitusi cukup terkenal di sepanjang Pantura Jateng. Di lahan seluas 1,8 hektare ada 37 bangunan warung dan rumah yang menyediakan jasa prostitusi.

Sejak 2021, kawasan tersebut disulap menjadi pusat keagamaan dan kajian Islam di Batang. Pemkab membangun Islamic Center dengan anggaran Rp 43 miliar. Namun sebelum itu, di tengah lokalisasi tersebut sudah kerap digelar berbagai kegiatan keagamaan. Mulai mengaji, dakwah, hingga membahas kesehatan.

Salah satu orang yang punya andil besar dalam aktivitas keagamaan adalah Ketua Yayasan Forum Komunikasi Peduli Batang (FKPB), Nur Khasan. Organisasi yang dibentuk sejak 2012. Aktivitas keagamaan di tengah lokalisasi pantura tersebut giat dijalankan dengan membangun Omah Sadar. Semacam bangunan untuk pertemuan sejak 2015.

“Kami turun mengajak teman-teman di lokalisasi berkegiatan pengajian setiap Jumat Kliwon atau satu bulan sekali. Tapi saat bulan Ramadan, kami mengadakannya tiap hari Jumat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Diduga Korsleting, Ruko di Jalan Pringgading Semarang Terbakar

Ia mengakui tidak mudah untuk menarik para PSK bergabung dalam lingkungan keagamaan. Ia harus mendekatkan diri, menyadarkan bahwa kesehatan penting. Itu yang ditekankan untuk menjalin kedekatan sebelum diikutkan pengajian.

“Kalau uangnya banyak, tapi tidak sehat itu percuma. Karena mbak-mbak itu sama FKPB sudah menjadi keluarga. Akhirnya apa yang dilakukan untuk kebaikan mereka, ya mereka ikut,” ujarnya.

Pelan tapi pasti, akhirnya banyak PKS yang ikut. Kegiataan keagamaan biasanya diikuti 60 sampai 70 orang PSK. Ia menyebutnya sebagai Pekerja Seks Perempuan (PSP). Dari situ juga diketahui jika kebanyakan memutuskan menjajakan diri karena faktor ekonomi.

“Kami juga menggandeng Departemen Agama dan mengundang ustadzah. Materi dan cara penyampaian tidak boleh mendiskriminasi dan merendahkan. Karena sedikit saja para PSK tersinggung, mereka akan mental. Tidak mau mengikuti kegiatan lagi,” tambahnya.

Baca juga:  Anak Wali Kota Magelang Kalah di Hitung Cepat

Nur Khasan menambahkan, para PSK juga diajari membaca Alquran. Tidak terlalu mendalam, hanya dasar-dasar saja. Tetapi beberapa PSK justru pintar membaca Alquran. Ia sempat tersentuh ketika mengetahui ada PSK terpaksa karena dicerai suami.

Sementara anaknya ada di pesantren. “Jadi, dia bekerja di lokalisasi, anaknya tidak tahu. Biaya anaknya sampai selesai dari pesantren dari hasil prostitusi,” tambahnya.

Banyak PSK yang hatinya menjerit ketika melayani pelanggan. Banyak yang ingin meninggalkan tetapi belum bisa karena faktor ekonomi. Selain kegiatan keagamaan, juga digiatkan sosialisasi infeksi menular seksual, HIV, lingkungan, anak-anak sekeliling, dan lainnya. Soal HIV mereka lebih gencar melakukan pembinaan.

Mulai dari visiting melakukan tes HIV tiap tiga bulan, hingga pendamping bagi yang terdeteksi positif. Mereka yang positif harus menghentikan aktivitas sebagai PSK. Dan diarahkan fokus peduli terhadap kesehatan tubuh pribadinya melalui obat.

Baca juga:  Masjid Ar-Rahman KPA 3 Sendangmulyo Sediakan Sembako Murah

“Kami mendorong pada mbak-mbak itu untuk di lokalisasi jangan lama-lama. Ketika mereka sudah selesai soal hutang, sudah ada tabungan dan lain-lain mereka harus mentas. Bikin usaha sendiri,”  tambahnya.

Sekarang, semua itu mulai berubah. Tempat lokalisasi sudah disulap menjadi Islamic Center. Ada miniatur Ka’bah terlihat jelas di Pantura. Para Penghuni sempat melontarkan penolakan pembangunan Islamic Center. Beberapa kali aksi dilakukan, mulai penghadangan eksekusi lahan, hingga mendatangi kantor bupati.

“Hidup ini terus berproses. Kita harus bersyukur pemerintah mau mengangkat derajat dan merubah. Itu banyak yang memahami, tapi ketika ada yang menumpangi. Itu menjadi hal yang lain,” tambahnya. (yan/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya