alexametrics

Menghidupkan Masjid di Tengah Kepungan Karaoke Bandungan

Majelis Taklim di Lembah Hitam (1-bersambung)

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Masjid Jami’ An-Nuur berada di tengah-tengah kawasan perhotelan, dan tempat karaoke. Bisa dikatakan di tengah lokalisasi Bandungan. Meski begitu, aktivitas masjid tetap berjalan, majelis taklim tetap hidup. Partisipasi masyarakat sekitar besar. Pengurus dan masyarakat terus menghidupkan masjid dan berdakwah di di tengah lingkungan yang selama ini dicap sebagai lembah hitam.

Masjid Jami’ An-Nuur berada Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan. Keberadaanya sempat menjadi sorotan sebagian masyarakat. Bagaimana masjid dibangun di tengah lingkungan lembah hitam. Di tempat yang dikenal dengan kawasan lokalisasi. “Ya semua tahu ini area sini seperti apa? Tapi biarlah kami tetap ingin berdakwah dan menghidupkan masjid,” kata Ta’mir Masjid Jami’ An-Nuur Bandungan Irkham Khalidin.

Semua aktivitas keagamaan berjalan normal. TPQ untuk anak-anak berlangsung setiap hari. Ba’da subuh dan setelah isya’ dilaksanakan kajian di serambi masjid. Selain itu ada kegiatan yasinan rutin setiap Jumat. Kegiatan jamaah Al-Khidmah yang sumbernya dari Kedinding, Surabaya setiap Sabtu kliwon. “Dan setiap rabu pahing ada Mujahaadah Lihadiil Mustaghfirin yang sumbernya dari Tegalrejo, Magelang,” ujarnya.

Baca juga:  PSIS Boyong 22 Pemain ke Malang, Ini Daftarnya

Setiap tahun juga ada pengajian umum yang sehabis lebaran atau Halal Bihalal. Tapi dua tahun terakhir ditiadakan karena pandemi. Diganti majelis kecil-kecilan yang melibatkan jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Kegiatan di Masjid Jami’ An-Nuur terbilang sering sebelum pandemi. Seperti rajaban dan maulidan.

Masjid Jami’ An-Nuur. (Nurfaik Nabhan/Jawa Pos Radar Semarang

Semua aktifitas masjid berlangsung lancar meskipun di tengah area yang dicap negatif. “Ya kami terbuka 24 jam. Kalau mbak-mbak yang ada disekitar sini mau ikut kita persilahkan. Dan kita senang jika mereka dapat mengikuti kegiatan majelis taklim,” tambahnya.

Saat Ramadan, Masjid Jami’ An-Nuur selalu mengadakan majelis taklim. Mulai kegiatan rutin bulanan dan tadarus Al-Qur’an setiap hari sehabis tarawih dan sholat subuh. Masjid juga menyediakan takjil untuk berbuka puasa dan membuka untuk para dermawan yang mau ikut membantu.

Baca juga:  Membumikan Pancasila dari Kampung

Lingkungan sekitar tidak pernah terganggu ketika ada majelis taklim, salat lima waktu atau salat Jumat. Bahkan hotel atau tempat karaoke di lingkungan sekitar tidak melarang jika masyarakat memarkirkan kendaraan ketika area masjid sudah tidak muat. “Jadi saling menjaga. Kalau sini ada kegiatan, mereka nggeh memaklumi. Semua pihak saling tahu dan saling menjaga satu sama lain” imbuhnya.

Ia tidak menampik jika ada masyarakat yang menganggap sebelah mata keberadaan Masjid Jami’ An-Nuur. Sebab, berada di tengah-tengah area perhotelan dan tempat karaoke. Itu kebanyakan sorotan dan asumsi dari masyarakat luar yang belum pernah ke Masjid Jami’ An-Nuur. “Nggeh mboten mas. Masjid 24 jam selalu terbuka. Kita tetap berdakwah dan menghidupkan semua kegiatan di masjid,” tambahnya.

Baca juga:  Karaoke SK Tutup, Gelar Kajian Keagamaan Tiap Bulan

Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Bandungan Moh Tohari Anwar, mengatakan semua masjid harus menggelar majelis taklim. Seperti membaca kitab kuning serta tadarus. Kegiatan membaca kitab kuning dilakukan setelah sholat dhuhur. “Jadi macem-macem pembahasannya setiap masjid. Ada yang tafsir, ada juga yang hadits,” ujarnya.

Tohari menambahkan, Bupati Semarang dan Camat Bandungan sudah sepakat ada pembatasan kegiatan di area Bandungan. Ia bahkan berharap Bandungan bisa bersih dari berbagai kegiatan karaoke selama Ramadan. “Saya sudah usul, ditutup sebulan penuh,” tegasnya.

Pihaknya selalu melakukan pendekatan humanis saat berdakwah di kawasan Bandungan. Bahkan, selama ramadan kegiatan majelis taklim di Bandungan akan ditingkatkan. “Saat ini sepengetahuan saya majelis taklim masih diikuti masyarakat sekitar. Kami terus berdakwah dan mengajak agar bisa mereka yang berada di lembah hitam bisa kembali ke jalan yang benar,” tambahnya. (cr5/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya