Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

KEK Kendal Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik

Budi Setiyawan • Selasa, 11 Maret 2025 | 01:36 WIB
KEK Kendal Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri strategis di Indonesia.
KEK Kendal Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri strategis di Indonesia.

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri strategis di Indonesia.

Pasalnya KEK sudah membuktikan telah berkontribusi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.

Selain itu, kehadiran pabrik-pabrik global seperti BTR, LBM, SUNRA, dan Trina Mas Agra Indonesia di KEK Kendal menjadi tonggak penting dalam mendukung rantai pasok baterai kendaraan listrik dan panel surya di Indonesia.

PT Indonesia BTR New Energy Material, telah meresmikan pabrik anoda baterai litium di KEK Kendal pada Agustus tahun lalu.

Perusahaan besar asal China, ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu ton per tahun.

Dengan produksi itu, menjadikannya produsen bahan anoda baterai terbesar kedua di dunia setelah China.

Produk dari pabrik ini akan disuplai ke berbagai merek global seperti BYD, SK Group, LG, Samsung, dan diekspor ke Amerika, Eropa, Jepang, serta Korea.

PT LBM Energi Baru Indonesia juga turut memperkuat rantai pasok baterai di KEK Kendal.

Dengan investasi sebesar USD 350 juta, perusahaan ini membangun pabrik komponen baterai lithium.

Khususnya material katoda lithium iron phosphate (LFP) dengan kapasitas produksi 120 ribu ton per tahun.

Produk ini juga akan diekspor ke berbagai negara dengan target pendapatan mencapai USD 1,2 miliar per tahun. Tentunya hal ini semakin memperkuat ekosistem baterai listrik di KEK Kendal.

Kehadiran PT Sunra Asia Pasific Hi-Tech (Sunra Indonesia) juga turut memperkuat ekosistem kendaraan listrik di KEK Kendal.

Perusahaan ini akan memproduksi berbagai jenis kendaraan listrik roda dua, termasuk sepeda listrik dan motor listrik.

Pabrik ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 1 juta unit setelah beroperasi penuh tahun ini.

Di sektor energi terbarukan terdapat PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) merupakan hasil kolaborasi antara Trina Solar Co. Ltd., PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (Sinar Mas Group), PT PLN Indonesia Power Renewables, dan PT Agra Surya Energy.

Perusahaan ini akan memproduksi sel surya dan modul surya terintegrasi dengan kapasitas awal 1 gigawatt peak (GWp) per tahun, yang direncanakan meningkat hingga 3 GWp per tahun dalam 2-3 tahun ke depan.

Kehadiran pabrik ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi terbarukan dalam negeri serta mendukung program pemerintah dalam transisi energi bersih.

Juliani Kusumaningrum selaku Executive Director KEK Kendal, menyatakan bahwa kehadiran pabrik-pabrik ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

"Investasi strategis dari perusahaan seperti BTR, LBM, SUNRA, dan Trina Mas Agra Indonesia membuktikan bahwa ekosistem rantai produksi energi terbarukan dan kendaraan listrik mampu berkembang di wilayah Kendal, Jawa Tengah. Selain menciptakan lapangan kerja baru, fasilitas ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik dan energi terbarukan," ujar Juliani.

Adapun KEK Kendal berkomitmen dalam menyediakan ekosistem yang mendukung iklim investasi bagi para pelaku industri.

Dengan berbagai insentif fiskal dan fasilitas infrastruktur terintegrasi, KEK Kendal terus menarik minat investor di sektor kendaraan listrik, energi terbarukan, dan industri high technology lainnya.

"Kami berkomitmen menjadikan KEK Kendal sebagai katalisator pengembangan industri berbasis teknologi tinggi dan ramah lingkungan. Kehadiran pabrik-pabrik ini merupakan langkah nyata mendukung visi pemerintah menjadikan Indonesia pemain utama dalam industri kendaraan listrik dan energi terbarukan global," tambah Juliani. (bud)

Editor : Tasropi
#kawasan ekonomi khusus #kendaraan listrik #KEK Kendal