Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

10 Jam Belum Padam, Kebakaran Pabrik Mainan PT MasterKidz di Kendal Timbulkan Kerugian Besar

Radar Semarang • Sabtu, 2 November 2024 | 15:50 WIB

 

AMBRUK : Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang membakar pabrik MasterKidz Indonesia di Kawasan Industri Kendal pada Jumat (1/11).
AMBRUK : Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang membakar pabrik MasterKidz Indonesia di Kawasan Industri Kendal pada Jumat (1/11).
 

RADARSEMARANG.ID, KENDAL–Kebakaran besar melanda PT MasterKidz Indonesia di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Jumat (1/11) sekitar pukul 08.35 WIB.

Kebakaran ini terjadi di pabrik yang memproduksi mainan anak berbahan kayu.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Sampai sore hari, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Menurut pantauan Jawa Pos Radar Semarang pada pukul 17.30 WIB, titik api masih menyala di bagian gudang belakang pabrik.

Di area tersebut, petugas pemadam kebakaran terlihat masih berupaya keras untuk memadamkan api.

Meskipun telah berjibaku selama hampir sepuluh jam, upaya pemadaman terhambat oleh luasnya area pabrik yang mencapai 1,1 hektare.

Kasi Operasional dan Pengendalian (Opsdal) Damkar Kendal, Jambari, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan upaya pemadaman sejak awal kejadian pada pukul 08.37 WIB.

Seluruh unit Damkar di Kabupaten Kendal telah dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini.

Namun, kondisi gudang belakang yang sulit dijangkau membuat pemadaman menjadi lebih menantang, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

Menurut Jambari, pemadaman yang lebih efektif dapat dilakukan jika gudang belakang dirobohkan menggunakan alat berat.

Tindakan ini diperlukan untuk mengurangi risiko ambruknya bangunan yang bisa membahayakan keselamatan petugas.

“Jika tidak dirobohkan, pemadaman akan lebih lama dan berbahaya bagi petugas kami,” ujarnya pada Jumat petang.

Selain kesulitan menjangkau titik api, tim pemadam juga mengalami kendala pasokan air.

Meski sudah mendapat bantuan air dari BPBD Kendal, PMI Kendal, dan sumber air di sekitar Kawasan Industri Kendal, proses pemadaman belum mencapai tahap pendinginan.

Api masih menyala di beberapa sisi pabrik, khususnya di bagian utara, sementara petugas pemadam yang sudah bekerja lama mulai kelelahan.

 Baca Juga: Update Kondisi Kebakaran Pabrik Mainan MasterKidz Kendal, Masih Ada Tiga Titik Api yang Belum Padam

Sudah 10 jam petugas damkar bergelut dengan api. Namun, kawasan pabrik yang cukup luas membuat petugas kesulitan.

“Belum selesai (pemadaman). Malah di gudang (belakang) masih menyala. Kalau (gudang) tidak dirobohkan pakai alat berat, padamnya akan lama,” ujarnya Jumat (1/11) petang.

Jambari melanjutkan, salah satu upaya agar pemadaman api di PT MasterKidz Indonesia bisa lebih cepat yakni harus merobohkan gudang belakang pabrik.

Itu upaya memudahkan petugas damkar untuk memadamkan api.

“Kalau tidak dirobohkan bahaya. Nanti kalau roboh terkena petugas kami. Jadi cari amannya harus dirobohkan agar petugas bisa segera memadamkan api di lokasi tersebut,” lanjutnya.

 Baca Juga: Kondisi Dinamika Atmosfer Terkini Memicu Cuaca Ekstrem Hingga Akan Terjadi Hujan ES, Begini Penjelasan BMKG

Kendati begitu, kondisi petugas damkar hingga Jumat petang ini sudah mulai lelah.

Pihaknya juga melakukan antisipasi agar petugas damkar bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal.

Adapun kendala di lapangan yakni supply air. Namun, ia dibantu supply air dari BPBD Kendal, PMI Kendal dan sumber air di lingkungan KIK.

“Pemadaman belum masuk ke tahap pendinginan. Hanya bagian barat yang sudah pendinginan. Sekarang yang sisi utara masih ada api. Petugas kondisinya sudah lelah, tapi karena tugas dan harus maksimal. Dan pemadaman perkiraan masih lama,” tambahnya.

Sementara HRD PT Master Kidz Indonesia KIK Argo mengatakan, lokasi yang terbakar merupakan gudang dan pabrik produksi mainan anak-anak.

Ia mendapat kabar bahwa pabrik tersebut terbakar sekitar pukul 08.35 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Hanya saja terdapat satu karyawan pingsan lantaran terkena kepulan asap saat menyelamatkan diri. 

"Informasinya titik awal api ada di lantai 2. Alhamdulillah tidak ada korban. Cuma ada yang luka lecet saat keluar dan pingsan karena kena asap," sambungnya.

 Baca Juga: Ada 15 Luka Tusuk di Tubuh Perempuan Korban Pembunuhan di Kos Peterongan Semarang, Saksi Melihat Seorang Pria Keluar Kamar Bawa Pisau

Argo mengatakan, saat terjadi kebakaran aktivitas di pabrik sudah dimulai. Sementara ini, karyawan PT Master Kidz Indonesia diliburkan.

Adapun titik sumber api pertama berada di lantai dua gudang penyimpanan bahan material produksi mainan.

Di lokasi tersebut, material produksi mainan mayoritas berupa kayu dan bahan kimia.

"Aktivitas kerja sudah mulai jam 7 pagi. Pas kejadian juga masih berlangsung aktivitasnya. Kerugian belum tahu," katanya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menjelaskan, awal mula kejadian tersebut diketahui oleh dua karyawan pabrik yang memproduksi mainan anak-anak itu.

Saat itu, karyawan tersebut melihat api dan kepulan asap tebal di lantai 2 pabrik.

 Baca Juga: Tingkatkan Motorik Halus melalui Kegiatan Bermain Finger Painting

Lokasi itu merupakan ruangan painting alias tempat mengecat mainan yang telah diproduksi.

"Kejadian pertama diketahui oleh dua karyawan pabrik tersebut. Mereka melihat api di lantai dua pabrik itu membesar. Titiknya ada di lantai tempat painting dan ada cat di sana," jelasnya.

"Saat ini masih proses (pemadaman). Nanti setelah api selesai (padam), sudah kondusif, akan kami terjunkan Tim Labfor dari Polda Jateng untuk mengecek penyebab kebakaran tersebut," lanjutnya.

Peristiwa kebakaran hebat ini tentunya menimbulkian kerugian yang besar. Terlebih luasan pabrik mencapai 1,1 hektare.

"Kerugian material masih dihitung. Karena masih berproses terkait pemadaman api," ujarnya. (dev/ton)

Editor : Tasropi
#Kawasan Industri Kendal #MasterKidz #damkar kendal