Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ribuan Pencaker Serbu Job Fair SMK NU 01 Kendal,  Ada 35 Perusahaan dan 8 Perguruan Tinggi Buka Lowongan

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:40 WIB

Para pencaker rela berdesakan dan mengantre mendaftar lowongan kerja dalam Job Fair di SMK NU 01 Kendal Selasa (17/10).
Para pencaker rela berdesakan dan mengantre mendaftar lowongan kerja dalam Job Fair di SMK NU 01 Kendal Selasa (17/10).
 

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Ribuan pencari kerja menyerbu job fair SMK NU 01 Kendal Selasa (17/10). Hal ini sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kendal yang mencapai 7,34 persen atau 41.540 orang.

Para pencaker ini tampak berdesakan menunggu giliran pendaftaran di masing-masing stand perusahaan.

Kali ini, ada 35 perusahaan dan 8 perguruan tinggi yang membuka peluang untuk warga Kendal. Adapun job fair di SMK NU 01 Kendal ini berlangsung selama dua hari.

"Yang terdaftar ada 2.200 pencaker. Agenda ini program rutin tahunan dan bisa menjadi peluang lulusan SMK/SMA agar segera bekerja," jelas Kepala SMK NU 01 Kendal Achit Abdul Rochman.

Achit melanjutkan, perusahaan yang membuka lowongan berasal dari berbagai bidang. Seperti industri, manufacturing, hingga usaha catering. Pihaknya juga bekerja sama dengan perguruan tinggi sebagai fasilitas untuk pelajar yang akan melanjutkan kuliah.

"Kami buka untuk masyarakat umum. Jadi semua bisa daftar. Semoga bisa mengentaskan pengangguran di Kendal," lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal Cicik Sulastri menerangkan, angka pengangguran di Kendal cukup tinggi.

Yakni mencapai 7,34 persen atau 41.540 orang belum bekerja. Menurutnya, ada 39 persen dari angka tersebut termasuk siswa lulusan SMK.

Dia menyayangkan, saat ini banyak siswa lulusan SMK yang ikut Balai Latihan Kerja (BLK). Padahal harusnya lukusan SMK sudah siap untuk bekerja.

"Masih ada lulusan SMK yang di BLK. Itu menjadi keprihatain. Namun bisa jadi memang peluang kerjanya belum sesuai dengan passion anak. Jadi sambil menunggu peluang kerja mereka upgrade skillnya," terangnya.

Kendati begitu, Cicik mengapresiasi berbagai jobfair yang digelar oleh SMK di Kabupaten Kendal. Pihaknya akan melakukan evaluasi agar terdapat link anda match antara lulusan SMK dengan kebutuhan dunia usaha maupun industri.

Baca Juga: Ini Isi Gugatan Mahasiswa UNSA Almas Tsaqibbirru Soal Batas Usia Capres-Cawapres yang Dikabulkan Oleh MK

"Harapannya makin banyak job fair yang dilakukan SMK di Kabuoaten Kendal ini meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Sehingga otomatis menurunkan angka pengangguran," harapnya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #pencaker #kerja #lowongan #pengangguran