RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sebanyak 4 SMP Negeri di Kabupaten Kendal masih belum memenuhi kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Artinya, siswa yang diterima masih kurang. Meski begitu, tidak ada perpanjangan pendaftaran untuk calon siswa.
Tercatat per Rabu (5/7) kemarin, ada 46 sekolah dari 50 SMPN di yang memenuhi kuota PPDB dan tahap daftar ulang. Sementara 4 SMPN masih dalam proses PPDB.
"Masih ada empat SMPN belum terpenuhi kuota siswa. Dalam tahap daftar ulang ini sekaligus masih membuka pendaftaran," kata Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal Sulardi.
Sekolah yang belum memenuhi kuota rata-rata SMPN satu atap (Satap). Yakni SMPN 3 Limbangan Satap, SMPN 4 Boja Satap, SMPN 4 Pegandon Satap, dan SMPN 3 Sukorejo Satap.
Jumlah siswa di SMPN Satap ini terbatas. Per rombel hanya 32 siswa. Namun, rata-rata tiap Satap sudah mendapat satu rombel kelas.
"Untuk SMP swasta, Satap, dan SMP terbuka belum terekam seluruhnya. Karena masih menerima peserta didik sampai sekarang," ujarnya.
Jika kuota PPDB di SMPN tidak terpenuhi, maka tidak ada perpanjangan pendaftaran siswa. 6 Juli batas akhir data siswa masuk Dapodik. Artinya, berapapun siswa di kelas 7 SMPN, harus segera dilaporkan dan diverifikasi.
Selain itu, minimnya peminat di SMPN Satap ini karena masyarakat di sekitarnya memilih sekolah negeri lain yang lebih populer.
"Ortu siswa baru berbondong-bondong ke Satap, kalau anaknya sudah tidak diterima di sekolah yang diinginkan," ujarnya.
Kepala SMP N 1 Cepiring Zubaidi mengatakan, kuota PPDB di sekolahnya sudah terpenuhi. Sebanyak 260 siswa.
Adapun siswa yang tidak lolos seleksi langsung disalurkan ke sekolah negeri lain sesuai dengan pilihannya.
"Alhamdulillah sudah terpenuhi. Sekarang persiapan MPLS mulai 17 Juli nanti," akunya. (dev/fth)
Editor : Baskoro Septiadi