Peristiwa kebakaran itu sempat menggegerkan warga setempat. Lantaran kepulan asap hitam keluar dari kubah Masjid Jami' Baitus Solikhin, Desa Montongsari, Kecamatan Weleri Kendal Jumat (16/6) sore.
Warga mengira, masjid di desa itu terbakar. Ternyata, gudang penyimpanan perabotan plastik rumah tangga milik Shobirin, 49, warga RT 02 RW 02 Desa Montongsari, Weleri. Gudang itu berada persis di belakang masjid.
Sumiati, 56, saksi kejadian mengaku, melihat kepulan asap tebal dari depan gudang perabotan milik Shobirin. Saat itu kondisi gudang sedang tertutup. Serta gudang penyimpanan perabot plastik itu sedang penuh barang.
"Kebetulan yang di depan (gudang) itu barang lama. Yang di dalamnya perabot baru," katanya.
Kapolsek Weleri AKP Ruslan mengungkapkan, api dalam peristiwa kebakaran itu cepat membesar karena hembusan angin dan banyaknya barang plastik di dalam gudang.
Api diduga berasal dari bagian depan gudang. Lalu membesar dan membakar seluruh barang yang disimpan di gudang. Adapun penyebab kenalaran ini masih dalam penyelidikan Polsek Weleri.
"Akibat kejadian ini ada dua rumah warga yang terdampak. Kerugiannya kira-kira mencapai puluhan juta rupiah," ungkapnya.
Kasi Opsdal Damkar Kendal Ria Listianasari mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Bahkan ada tiga unit mobil damkar dan mobil tangki air BPBD yang dikerahkan untuk memadamkan api.
Adapun kendala pemadaman yakni kesulitan mencari sumber air. Selanjutnya api berhasil dipadamkan hingga proses pendinginan sekitar pukul 17.30 WIB."Kendalanya kesulitan sumber air. Karena di wilayah itu sungainya juga kering" jelasnya. (dev/bas) Editor : Agus AP