Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto mengatakan, sudah ada investor yang bersedia berinvestasi untuk pembangunan pelabuhan niaga Kendal. Bahkan, nilai investasinya mencapai Rp 5 triliun.
Karena itu, pihaknya terus mendorong pengembangan pembangunan pelabuhan Kendal. Di sisi lain, Dico juga mendorong pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk memberikan kemudahan agar pembangunan segera terealisasi.
"Jadi pembangunan Pelabuhan Kendal itu bukan menggunakan APBN atau APBD. Tapi ada pihak swasta yang investornya sudah siap berinvestasi di Kendal," terangnya.
Nantinya, pengembangan Pelabuhan Kendal akan diarahkan menjadi Pelabuhan Smart Logistic di Pulau Jawa. Serta pembangunan infrastruktur di pelabuhan itu diharapkan bisa memberikan dampak positif. Terlebih bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
"Ditambah Kendal ini strategis. Dan kita dorong ekspornya agar naik lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Dico.
Dico menambahkan, pembangunan Pelabuhan Kendal juga sudah masuk dalam Perpres. Serta sudah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional yang harus dijalankan. Bahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi rencana pembangunan pelabuhan Kendal dengan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
"Pembangunan ini kita dorong terus agar segera terealisasi. Karena dapat meningkatkan devisa negara juga," tandasnya. (dev/zal) Editor : Agus AP