Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Trans Jateng Rute KIK Resmi Beroperasi

Agus AP • Jumat, 16 Oktober 2020 | 21:19 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menaiki BRT Trans Jateng rute Solo-Sragen setelah resmi meluncurkannya di halaman Balai Kota Surakarta, Kamis (3/9/2020). (Istimewa)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menaiki BRT Trans Jateng rute Solo-Sragen setelah resmi meluncurkannya di halaman Balai Kota Surakarta, Kamis (3/9/2020). (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID, Kendal - Bus Trans Jateng koridor III rute Semarang-Kawasan Industri Kendal (KIK) resmi beroperasi.

Sebelumnya, koridor III hanya melayani rute Terminal Mangkang Semarang-Terminal Bahurekso Kendal. Dengan rute melalui Jalan Raya Kaliwungu. Kini ditambah dua unit BRT khusus melayani sampai KIK.

Bupati Kendal Mirna Annisa rute baru koridor III tersebut untuk melayani pekerja pabrik di KIK. Sebab selama ini tidak ada angkutan yang masuk.

“Selama ini karyawan dan buruh pabrik lebih banyak menggunakan sepeda motor dan naik ojek. Dengan adanya bus ini tentu memudahkan mereka agar hemat dalam hal biaya transportasi setiap harinya,” kata Mirna di sela peresmian kemarin (15/10/2020).

Menurutnya, pertumbuhan pabrik-pabrik di KIK tentu membutuhkan transportasi yang nyaman, murah dan mudah dijangkau. “Semoga BRT Trans Jeteng bermanfaat dan bisa memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Kendal yang saya cintai,” tutur Mirna.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satriyo Hidayat menjelaskan, BRT Trans Jateng ini di samping sifatnya komuter, juga melayani jalur menuju ke kawasan industri.

Tarif BRT Trans Jateng ini sangat terjangkau, yakni, untuk umum Rp 4 ribu. Sedangkan pelajar atau mahasiswa dan pekerja Rp 2 ribu. “BRT adalah transportasi yang bersubsidi, sehingga biayanya lebih terjangkau. Dengan kehadiran BRT, semoga bisa membantu para pekerja di kawasan industri ini,” ujarnya.

Satriyo juga menjelaskan, di Kendal total ada 16 armada. Dua diantaranya melayani jalur ke kawasan industri.

Pelayanan di KIK sementara ini waktu kita bagi, yakni dua rit pagi dan dua rit siang. “Kemudian akan kami evaluasi.  Jika nantinya akan membutuhkan penambahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT KIK, Stanly Ang mengatakan, sejauh ini rute KIK sampai di pertengahan saja. Nanti rencana ke depan, BRT akan melayani rute seluruh KIK.

“Tidak hanya KIK, tapi juga sampai Pelabuhan Kendal. Sehingga tidak hanya pekerja, tapi warga bisa dengan mudah ke Pelabuhan Kendal,” katanya. (bud/zal/bas) Editor : Agus AP
#Trans Jateng #Berita Semarang