Pramuka di Era Digital, Pesantren Darul Amanah Tekankan Kecerdasan dan Karakter

RADARSEMARANG.ID, KENDAL— Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan berpikir kritis, memilah informasi, dan menjaga integritas menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Termasuk anggota Gerakan Pramuka yang mengikuti pembinaan di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.
Pesan tersebut mengemuka dalam Final Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Binaan Wilayah (Binwil) Semarang yang digelar di Pondok Pesantren Darul Amanah, dengan diikuti ratusan peserta dari enam kabupaten dan kota.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, M.Sc., menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, karakter, dan prestasi dalam pembinaan anggota Pramuka.
Menurut dia, kemampuan berpikir kritis semakin dibutuhkan di era digital karena masyarakat, termasuk generasi muda, berhadapan dengan beragam informasi yang belum tentu terverifikasi.
Dengan wawasan yang luas dan kemampuan bernalar secara kritis, anggota Pramuka diharapkan mampu memilah informasi dan mengambil keputusan secara bijak.
“Kecerdasan tanpa karakter tidak akan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Slamet dalam pesannya mengenai pentingnya pembentukan karakter anggota Pramuka.
Pondok Pesantren Darul Amanah tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan perlombaan, tetapi juga menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah, KH Muhammad Fatwa, mengatakan kegiatan Pramuka diharapkan mampu membentuk peserta didik yang bertanggung jawab, mandiri, berwawasan luas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




