Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gembleng Karakter Mahasiswa Baru, Siapkan Mental Hadapi Dunia Industri

B
Penulis: Budi Setiyawan❯
DIGEMBLENG: Mahasiswa baru Polifurneka mengikuti kegiatan Bela Negara di Bantir bersama Rindam IV/Diponegoro untuk membentuk disiplin, mental tangguh, serta kemampuan kerja sama tim. (dok. Polifurneka Kendal)
DIGEMBLENG: Mahasiswa baru Polifurneka mengikuti kegiatan Bela Negara di Bantir bersama Rindam IV/Diponegoro untuk membentuk disiplin, mental tangguh, serta kemampuan kerja sama tim. (dok. Polifurneka Kendal)

Advertisement

 

 

RADARSEMARANG.ID, KENDAL– Bukan hanya keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk masuk dunia industri, melainkan pembentukan mental dan karakter mahasiswa sejak awal perkuliahan.

Advertisement

itulah yang dilakukan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) melalui kegiatan Bela Negara bagi mahasiswa baru yang digelar bekerja sama dengan Rindam IV/Diponegoro di Bantir.

Selama dua hari satu malam, mahasiswa baru Polifurneka ditempa melalui pembinaan disiplin, wawasan kebangsaan, mental tangguh, komunikasi, hingga kemampuan berkolaborasi dalam tim.

Program tersebut dirancang sebagai bagian dari orientasi dan pendidikan karakter agar mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi vokasi, tetapi juga mempunyai sikap dan integritas yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Advertisement

Direktur Polifurneka Peni Shoffiyati, mengatakan pembentukan mental dan karakter menjadi fondasi penting bagi mahasiswa sebelum mereka menghadapi dunia vokasi dan industri.

“Dari kegiatan Bela Negara di Bantir bersama Rindam IV/Diponegoro, kami menempa mahasiswa baru dengan disiplin, cinta NKRI, mental yang tangguh, serta komunikasi dan kolaborasi dalam tim,” kata Peni.

Menurutnya, proses pendidikan vokasi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus mampu membentuk sumber daya manusia yang berkarakter dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Karena itu, kegiatan Bela Negara dimaknai lebih luas sebagai pembentukan sikap yang dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun ketika mereka telah bekerja.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat penekanan bahwa bela negara di era modern tidak selalu berkaitan dengan mengangkat senjata.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Belum Kuliah, Mahasiswa Baru Polifurneka Kendal Sudah Dapat Penempatan Kerja

Belum Kuliah, Mahasiswa Baru Polifurneka Kendal Sudah Dapat Penempatan Kerja

Belum kuliah, mahasiswa baru Polifurneka Kendal sudah dapat penempatan kerja. Simak peran 29 industri dan animo PMB yang mencapai 1:11.

Industri Furnitur Makin Otomatis, Mahasiswa Diminta Jadi 'Carpenter di Depan PC'

Industri Furnitur Makin Otomatis, Mahasiswa Diminta Jadi 'Carpenter di Depan PC'

Talent Camp Asia 2026 di Polifurneka Kendal mendorong mahasiswa furnitur menguasai teknologi, desain digital, dan sistem produksi otomatis untuk menghadapi industri masa depan.

Ekspor Furnitur ke Eropa Terancam Sulit? Ini Aturan Baru yang Harus Dipenuhi

Ekspor Furnitur ke Eropa Terancam Sulit? Ini Aturan Baru yang Harus Dipenuhi

Industri furnitur Indonesia menghadapi aturan ketat Uni Eropa. EUDR dan ESPR menuntut bahan baku terlacak, legal, efisien, dan berkelanjutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer